﴾ Al
Hajj:73 ﴿
“Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu…………”
“Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu…………”
Imam Jalaudin as-Suyuthi (wafat tahun 911 H) dalam kitabnya
Al-Itqan fi Ulum al-Qur’an menulis: “Disunahkan membaca Al-Qur’an dengan
tadabbur [merenungkan kandungan maknanya] dan tafahhum [berusaha memahami
kandungan maknanya], karena hal itu merupakan maksud teragung dan tujuan
terpenting [dari membaca Al-Qur’an], dengannya dada akan lapang dan hati akan
mendapatkan cahaya.”
Allah Ta’ala berfirman:
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ
‘[Al-Qur’an adalah] sebuah kitab yang Kami turunkan
kepadamu, penuh berkah, agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya…” (QS. Shad [38]:
29)
Allah Ta’ala juga berfirman:
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا
“Maka apakah mereka tidak mentadabburi Al-Qur’an ataukah
pada hati mereka terdapat gembok-gembok penghalangnya?” (QS. Muhammad [47]: 24)
Imam Muhammad Thahir bin ‘Asyur at-Tunisi (wafat tahun 1393
H) menulis:
وَحَرْفُ أَمْ لِلْإِضْرَابِ الِانْتِقَالِيِّ. وَالْمَعْنَى: بَلْ
عَلَى قُلُوبِهِمْ أَقْفَالٌ وَهَذَا الَّذِي سَلَكَهُ جُمْهُورُ الْمُفَسِّرِينَ
“Huruf am [ataukah] dalam ayat tersebut berfungsi sebagai
bentuk kebalikan pepindahan. Maknanya adalah [mereka tidak mentadaburi
Al-Qur’an] justru [karena] pada hati mereka terdpat gembok-gembok
penghalangnya. Inilah penafsiran yang ditempuh oleh mayoritas ulama tafsir.” (Muhammad
Thahir at-Tunisi, At-Tahrir wa at-Tanwir fit Tafsir, 26/113)
Maksud dari pernyataan Imam Muhammad Thahir bin ‘Asyur
at-Tunisi diatas adalah, ketika tafsiran AL-Qur’an telah dirubah2 oleh
ulama-ulama yg mementingkan politik, maka kita patut untuk mentadaburi
AL-Qur’an untuk mengetahui makna tafsiran yg sebenarnya, seperti dibawah ini..
﴾ Al
Anfaal:29 ﴿
Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan (pembeda mana yg haq dan mana yg bathil). Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan (pembeda mana yg haq dan mana yg bathil). Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
Sebelum kita memulai perjalanan menelusuri pelajaran Ilmu
Allah SWT ini yg terlihat seperti “menyesatkan dan banyak yg
dihubung-hubungkan” dikarenakan kita awam dan hanya melihat dari sisi
negativnya atau melihat dari satu sudut pandang saja tanpa mempelajarinya lebih
dalam lagi atau menguji materi berdasarkan tempat kejadian sambil berhusnuzon,
kita harus melihat dasar dalil AL-Qur’an untuk membuktikan disuatu hari
nanti, apakah ilmu2 dari artikel ini benar atau salah seperti yg dikatakan
suroh berikut (sesuai dengan petunjuk rosul SAW tentang akhir zaman dengan
membaca suroh AL-Kahfi, karena tidak mungkin zaman ini dinamakan dengan zaman
akhir atau zaman babak ke 4 mulkan jabariyah “penguasa diktator/penguasa2 yg
memaksakan kehendak” jika tidak ada fitnah2 besar seperti sejarah2 yg
dimanipulasi/difitnah dan di ubah2 nama2 tempatnya) :
﴾ Al Kahfi:70 ﴿
Dia berkata: “Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu apapun, sampai aku sendiri menerangkannya kepadamu”.
Dia berkata: “Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu apapun, sampai aku sendiri menerangkannya kepadamu”.
Jika Jackie Chan dalam filmnya “The Karate Kid” mengajarkan
muridnya Kung Fu dengan metode yg tidak biasa dilakukan oleh guru2 lain,
sehingga muridnya tidak sabar dan ingin mengakhiri latihannya dan kemudian
Jackie Chan menerangkan bahwa “Kung Fu ada dikehidupan/kegiatan kita
sehari-hari”. Begitu juga dengan nabi khidir As yg mengajarkan ilmu Allah SWT
kepada nabi Musa As dan admin yg akan membahas dan menjelaskan ilmu Allah SWT
yg seluas langit dan bumi dengan metode yg tidak biasa (banyak yg
dihubung-hubungkan yg tentunya dengan dalil agar menjadi sebuah ilmu yg benar
dan lurus, seperti halnya sebatang lidi yg telah di patah-patahkan lalu kita
sambungkan dengan perekat/lem agar sebatang lidi itu menjadi TEGAK LURUS dan
MEMANJANG, seperti sedia kala).
“Dan pasti akan Kami beritakan kepada mereka dengan ilmu
(Kami) dan Kami tidak jauh (dari mereka).”(QS.AL-A’Raf:7)
“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan mencabutnya
dari hamba-hamba. Akan tetapi Dia mencabutnya dengan diwafatkannya para ulama
sehingga jika Allah tidak menyisakan seorang alim pun, maka orang-orang
mengangkat pemimpin dari kalangan orang-orang bodoh. Kemudian mereka ditanya,
mereka pun berfatwa tanpa dasar ilmu. Mereka sesat dan menyesatkan.” (HR.
Al-Bukhari no. 100 dan Muslim no. 2673)
“AL-Qur’ an adalah pedoman hidup manusia, semua sejarah ada
di dalamnya, bukan hanya sejarah dari negeri arab atau timur tengah, tetapi
juga indonesia dan seluruh dunia..”
AL-Qur’an datang, tidak hanya meluruskan ilmu Tauhid dan
AKhlak manusia, tetapi juga meluruskan sejarah-sejarah terdahulu….
Sejak Van Erp tahun 1817 yg mengatakan bahwa Borobudur
adalah Candi Budha, sampai sekarang pernyataan itu dianggap sebagai KEBENARAN.
Pada saat itu orang yg mendalami dunia sejarah
kepurbakalaan di Indonesia berdasarkan AL-Qur’an sangat sedikit dan mungkin
belum ada (lihatlah dimana bukti2 sejarah dari para ulama tafsir terdahulu??
sementara kita tahu bahwa dahulu khilafah runtuh dikarenakan para zionis eropa
dan dukungan dari negeri arab sendiri, apakah kita tidak berprasangka bahwa
tafsiran pada saat itu sudah diubah2 dikarenakan zionis tidak ingin sama sekali
khilafah bangkit kembali). Karena tafsir AL-Qur’an pertama dalam bahasa bahasa
Indonesia baru terbit 1928. (Alfurqon oleh A Hasan).
Tentu saja ucapan Van Erp itu terbiarkan berlama-lama
tanpa ada yg mengoreksinya. Sekarang sudah waktunya untuk dipertanyakan. Karena
jika pernyataan Van Erp itu salah, umat manusia lah yg seluruhnya akan
dirugikan. Terutama yang dirugikan adalah Indonesia. Ini PR untuk DPR yg
kerjaannya hanya menyusahkan rakyat. Kita perlu undang2 untuk melindungi hal
semacam ini, undang2 berdasarkan syariat islam, agar kita dapat melakukan
Sidang Uji Materi. Jika tidak, kita akan dirugikan sepanjang zaman.
﴾ Ali Imran:137 ﴿
Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).
Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; Karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).
“Akan terjadi beberapa fitnah. Aku bertanya, Apa jalan
keluarnya?
Beliau menjawab: ‘Kitabullah. Kitabullah. Di dalamnya terdapat kisah kaum sebelum kalian, kabar kaum setelah kalian & ketentuan hukum di antara kalian. Ia adalah kitab yg jelas & pasti, bukan senda gurau. Ia adalah kitab yg jika ditinggalkan oleh orang-orang yg sombong, niscaya akan dibinasakan oleh Allah. Barangsiapa mencari petunjuk pada kitab selainnya, niscaya Allah akan menyesatkannya, sebab ia adalah tali Allah yg kuat. Ia adalah peringatan yg bijaksana. Ia adalah jalan yg lurus. Dengannya hawa nafsu tak akan menyimpang & lisan tak akan keliru. Para ulama tak pernah merasa kenyang & bosan karena banyak pengulangan serta keajaibannya tak pernah habis. Ia adalah kitab yg tak akan habis jika didengar oleh bangsa jin, hingga mereka berkata:
‘(Sesungguhnya kami telah mendengar Al Qur’an yg menakjubkan) ‘ (Qs, Al Jin: 1). Ia adalah kitab yg jika siapa saja berkata dengannya, pasti benar, siapa yg memutuskan perkara dengannya, pasti adil, siapa yg beramal dengannya, pasti diberi pahala & siapa yg menyeru kepadanya, pasti ditunjukkan ke jalan yg lurus.’ Ambillah ia untukmu, hai A’war.” [HR. Darimi No.3197].
Beliau menjawab: ‘Kitabullah. Kitabullah. Di dalamnya terdapat kisah kaum sebelum kalian, kabar kaum setelah kalian & ketentuan hukum di antara kalian. Ia adalah kitab yg jelas & pasti, bukan senda gurau. Ia adalah kitab yg jika ditinggalkan oleh orang-orang yg sombong, niscaya akan dibinasakan oleh Allah. Barangsiapa mencari petunjuk pada kitab selainnya, niscaya Allah akan menyesatkannya, sebab ia adalah tali Allah yg kuat. Ia adalah peringatan yg bijaksana. Ia adalah jalan yg lurus. Dengannya hawa nafsu tak akan menyimpang & lisan tak akan keliru. Para ulama tak pernah merasa kenyang & bosan karena banyak pengulangan serta keajaibannya tak pernah habis. Ia adalah kitab yg tak akan habis jika didengar oleh bangsa jin, hingga mereka berkata:
‘(Sesungguhnya kami telah mendengar Al Qur’an yg menakjubkan) ‘ (Qs, Al Jin: 1). Ia adalah kitab yg jika siapa saja berkata dengannya, pasti benar, siapa yg memutuskan perkara dengannya, pasti adil, siapa yg beramal dengannya, pasti diberi pahala & siapa yg menyeru kepadanya, pasti ditunjukkan ke jalan yg lurus.’ Ambillah ia untukmu, hai A’war.” [HR. Darimi No.3197].
fitnah yg termasuk dari hadits diatas adalah termasuk fitnah
besar seperti negeri syam ada di barat (timur tengah) yg sebenarnya ada di
timur (indonesia/sundaland), dan rosulullah SAW membuat perumpamaan melalui
hadits : Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu,
bahwasannya Rasulullah shallalaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :
بادِروا بالأعمال ستًّا : طلوع الشمس من مغربها
“Bersegeralah melakukan amal-amal ketaatan sebelum datangnya
enam perkara : terbitnya matahari dari arah barat”. Shahih Muslim, Baab Fii
Baqiyyatin min Ahaadiitsid-Dajjaal (18/87 – bersama Syarh An-Nawawiy)
Lihat selengkapnya diartikel ini : https://mujahidinanonymous.wordpress.com/2014/06/24/matahari-terbit-dari-arah-barat-adalah-negeri-syam-yg-dianggap-sebagian-besar-kaum-muslimin-berada-di-arah-barat-timur-tengah/
AL-Qur’an adalah bukti untuk tiap sesuatu dan penjelasan
tiap sesuatu (bermakna luas). Maka di mana negeri saba atau negeri syam itu
tentulah dapat dijelaskan dan dibuktikan dengan AL-Qur’an……………….
“………Bahkan dia mengoreksi yang di hadapannya dan penjelasan
tiap sesuatu” (Q.S. Yusuf:111)
Tahukah anda? Bahwa sebenarnya Kronologi Sejarah Islam
Indonesia dan peradabannya ada di ayat-ayat AL-Qur’anSuroh An-Naml
16-48 dan di Suroh Saba 12-41 ? entah mengapa ada yang
menutup-nutupi kebenaran sejarah islam dan peradabannya yg sangat maju di
negeri Indonesia ini, mungkin juga di karenakan orang-orang indonesia terdahulu
yang telah berbuat zhalim terhadap dirinya sendiri, hingga mereka mendustakan ayat-ayat
ALLAH SWT dan menganggapnya sihir yg diada-adakan, sehingga ALLAH SWT pun tidak
meridhoi peradaban islam di Indonesia dikarenakan orang-orang Indonesia
terdahulu tidak bersyukur akan kebesaran ALLAH SWT dan mensyukuri nikmatNYA.
Berikut Kronologi Sejarah Islam Indonesia dan Peradaban Islam di Indonesia yg
di ambil dari AL-Qur’an :
بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمٰنِ
الرَّحِيمِ (Dengan
menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang).
An Naml:16 ﴿
Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata”.
Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata”.
﴾ An Naml:17 ﴿
Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan).
Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan).
﴾ An Naml:18 ﴿
Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”;
Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari”;
﴾ An Naml:19 ﴿
maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”.
maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”.
﴾ An Naml:20 ﴿
Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata: “Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir.
Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata: “Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir.
﴾ An Naml:21 ﴿
Sungguh aku benar-benar akan mengazabnya dengan azab yang keras atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang”.
Sungguh aku benar-benar akan mengazabnya dengan azab yang keras atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang”.
Burung Hud-hud menemukan Ratu Balqis di Negeri Saba
(INDONESIA)
﴾ An Naml:22 ﴿
Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: “Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini.
Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: “Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini.
﴾ An Naml:23 ﴿
Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar.
Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar.
﴾ An Naml:24 ﴿
Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk,
Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk,
﴾ An Naml:25 ﴿
agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.
agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.
﴾ An Naml:26 ﴿
Allah, tiada Tuhan Yang disembah kecuali Dia, Tuhan Yang mempunyai ‘Arsy yang besar”.
Allah, tiada Tuhan Yang disembah kecuali Dia, Tuhan Yang mempunyai ‘Arsy yang besar”.
﴾ An Naml:27 ﴿
Berkata Sulaiman: “Akan kami lihat, apa kamu benar, ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta.
Berkata Sulaiman: “Akan kami lihat, apa kamu benar, ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta.
﴾ An Naml:28 ﴿
Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu jatuhkan kepada mereka, kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan”
Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu jatuhkan kepada mereka, kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan”
﴾ An Naml:30 ﴿
Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”.
Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”.
﴾ An Naml:31 ﴿
“Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”.
“Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”.
﴾ An Naml:32 ﴿
Berkata dia (Balqis): “Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku)”.
Berkata dia (Balqis): “Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku)”.
﴾ An Naml:33 ﴿
Mereka menjawab: “Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan (juga) memiliki keberanian yang sangat (dalam peperangan), dan keputusan berada ditanganmu: maka pertimbangkanlah apa yang akan kamu perintahkan”.
Mereka menjawab: “Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan (juga) memiliki keberanian yang sangat (dalam peperangan), dan keputusan berada ditanganmu: maka pertimbangkanlah apa yang akan kamu perintahkan”.
﴾ An Naml:34 ﴿
Dia berkata: “Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat.
Dia berkata: “Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat.
﴾ An Naml:35 ﴿
Dan sesungguhnya aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku akan) menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu”.
Dan sesungguhnya aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku akan) menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu”.
﴾ An Naml:36 ﴿
Maka tatkala utusan itu sampai kepada Sulaiman, Sulaiman berkata: “Apakah (patut) kamu menolong aku dengan harta? maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang diberikan-Nya kepadamu; tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu.
Maka tatkala utusan itu sampai kepada Sulaiman, Sulaiman berkata: “Apakah (patut) kamu menolong aku dengan harta? maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang diberikan-Nya kepadamu; tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu.
﴾ An Naml:37 ﴿
Kembalilah kepada mereka sungguh kami akan mendatangi mereka dengan balatentara yang mereka tidak kuasa melawannya, dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu (Saba) dengan terhina dan mereka menjadi (tawanan-tawanan) yang hina dina”.
Kembalilah kepada mereka sungguh kami akan mendatangi mereka dengan balatentara yang mereka tidak kuasa melawannya, dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu (Saba) dengan terhina dan mereka menjadi (tawanan-tawanan) yang hina dina”.
﴾ An Naml:38 ﴿
Berkata Sulaiman: “Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”.
Berkata Sulaiman: “Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”.
﴾ An Naml:39 ﴿
Berkata ‘Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya”.
Berkata ‘Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya”.
﴾ An Naml:40 ﴿
Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.
Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.
﴾ An Naml:41 ﴿
Dia berkata: “Rubahlah baginya singgasananya; maka kita akan melihat apakah dia mengenal ataukah dia termasuk orang-orang yang tidak mengenal(nya)”.
Dia berkata: “Rubahlah baginya singgasananya; maka kita akan melihat apakah dia mengenal ataukah dia termasuk orang-orang yang tidak mengenal(nya)”.
﴾ An Naml:42 ﴿
Dan ketika Balqis datang, ditanyakanlah kepadanya: “Serupa inikah singgasanamu?” Dia menjawab: “Seakan-akan singgasana ini singgasanaku, kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri”.
Dan ketika Balqis datang, ditanyakanlah kepadanya: “Serupa inikah singgasanamu?” Dia menjawab: “Seakan-akan singgasana ini singgasanaku, kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri”.
﴾ An Naml:43 ﴿
Dan apa yang disembahnya selama ini selain Allah, mencegahnya (untuk melahirkan keislamannya), karena sesungguhnya dia dahulunya termasuk orang-orang yang kafir.
Dan apa yang disembahnya selama ini selain Allah, mencegahnya (untuk melahirkan keislamannya), karena sesungguhnya dia dahulunya termasuk orang-orang yang kafir.
﴾ An Naml:44 ﴿
Dikatakan kepadanya: “Masuklah ke dalam istana”. Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman: “Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca”. Berkatalah Balqis: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam”.
Dikatakan kepadanya: “Masuklah ke dalam istana”. Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman: “Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca”. Berkatalah Balqis: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam”.
﴾ An Naml:45 ﴿
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus kepada (kaum) Tsamud saudara mereka Shaleh (yang berseru): “Sembahlah Allah”. Tetapi tiba-tiba mereka (jadi) dua golongan yang bermusuhan.
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus kepada (kaum) Tsamud saudara mereka Shaleh (yang berseru): “Sembahlah Allah”. Tetapi tiba-tiba mereka (jadi) dua golongan yang bermusuhan.
﴾ An Naml:46 ﴿
Dia berkata: “Hai kaumku mengapa kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan? Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat”.
Dia berkata: “Hai kaumku mengapa kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan? Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat”.
﴾ An Naml:47 ﴿
Mereka menjawab: “Kami mendapat nasib yang malang, disebabkan kamu dan orang-orang yang besertamu”. Shaleh berkata: “Nasibmu ada pada sisi Allah, (bukan kami yang menjadi sebab), tetapi kamu kaum yang diuji”.
Mereka menjawab: “Kami mendapat nasib yang malang, disebabkan kamu dan orang-orang yang besertamu”. Shaleh berkata: “Nasibmu ada pada sisi Allah, (bukan kami yang menjadi sebab), tetapi kamu kaum yang diuji”.
﴾ An Naml:48 ﴿
Dan adalah di kota itu sembilan orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat kebaikan.
Dan adalah di kota itu sembilan orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat kebaikan.
﴾ Saba':12 ﴿
Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.
Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.
﴾ Saba':13 ﴿
Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.
Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.
﴾ Saba':14 ﴿
Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan.
Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan.
﴾ Saba':15 ﴿
Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”.
Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”.
﴾ Saba':16 ﴿
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.
﴾ Saba':17 ﴿
Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.
Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.
﴾ Saba':18 ﴿
Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman.
Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman.
﴾ Saba':19 ﴿
Maka mereka berkata: “Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami”, dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.
Maka mereka berkata: “Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami”, dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.
﴾ Saba':20 ﴿
Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman.
Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman.
﴾ Saba':21 ﴿
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.
﴾ Saba':40 ﴿
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: “Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?”.
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: “Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?”.
﴾ Saba':41 ﴿
Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”.
Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”.
﴾ Huud:28 ﴿
Berkata Nuh: “Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku ada mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku, dan diberinya aku rahmat dari sisi-Nya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakankah kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya?”
Berkata Nuh: “Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku ada mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku, dan diberinya aku rahmat dari sisi-Nya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakankah kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya?”
﴾ Al
A’raf:179 ﴿
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
Membaca judul diatas, tentu banyak orang yang akan
mengernyitkan dahi, sebagai tanda ketidakpercayaannya. Bahkan, mungkin demikian
pula dengan Anda. Sebab, Nabi Sulaiman AS adalah seorang utusan Allah yang
diberikan keistimewaan dengan kemampuannya menaklukkan seluruh makhluk ciptaan
Allah, termasuk angin yang tunduk di bawah kekuasaannya atas izin Allah.
Bahkan, burung dan jin selalu mematuhi perintah Sulaiman.
Menurut Sami bin Abdullah al-Maghluts, dalam bukunya Atlas
Sejarah Nabi dan Rasul, Nabi Sulaiman diperkirakan hidup pada abad ke-9 Sebelum
Masehi (989-931 SM), atau sekitar 3.000 tahun yang lalu (akan tetapi
kematian nabi sulaiman AS baru diketahui disaat tongkatnya dimakan oleh rayap
didalam AL-Qur’an QS.Saba ayat 14, jadi bisa jadi nabi sulaiman baru
diketahui meninggal pada saat para Jin mendirikan borobudur yg belum
terselesaikan). Sementara itu, Candi Borobudur sebagaimana tertulis dalam
berbagai buku sejarah nasional, didirikan oleh Dinasti Syailendra pada akhir
abad ke-8 Masehi atau sekitar 1.200 tahun yang lalu. Karena itu, wajarlah bila
banyak orang yang mungkin tertawa kecut, geli, dan geleng-geleng kepala bila
disebutkan bahwa Candi Borobudur didirikan oleh Nabi Sulaiman AS.
Candi Borobudur merupakan candi Budha. Berdekatan dengan
Candi Borobudur adalah Candi Pawon dan Candi Mendut. Beberapa kilometer dari
Candi Borobudur, terdapat Candi Prambanan, Candi Kalasan, Candi Sari, Candi
Plaosan, dan lainnya. Candi-candi di dekat Prambanan ini merupakan candi Buddha
yang didirikan sekitar tahun 772 dan 778 Masehi.
Lalu, apa hubungannya dengan Sulaiman? Benarkah Candi
Borobudur merupakan peninggalan Nabi Sulaiman yang hebat dan agung itu? Apa
bukti-buktinya? Benarkah ada jejak-jejak Islam di candi Buddha terbesar itu?
Tentu perlu penelitian yang komprehensif dan melibatkan berbagai pihak untuk
membuktikan validitas dan kebenarannya.
Namun, bila pertanyaan di atas diajukan kepada KH Fahmi
Basya, ahli matematika Islam itu akan menjawabnya; benar. Borobudur merupakan
peninggalan Nabi Sulaiman yang ada di tanah Jawa.
Dalam bukunya, Matematika Islam 3 (Republika, 2009) dan
bukunya “Borobudur peninggalan nabi sulaiman” cetakan ke 5 januari 2013, KH
Fahmi Basya menyebutkan beberapa ciri-ciri Candi Borobudur yang menjadi bukti
sebagai peninggalan putra Nabi Daud tersebut. Di antaranya, hutan atau negeri
Saba, makna Saba, nama Sulaiman, buah maja yang pahit (kerajaan Majapahit),
dipindahkannya istana Ratu Saba ke wilayah kekuasaan Nabi Sulaiman, bangunan
yang tidak terselesaikan oleh para jin, tempat berkumpulnya Ratu Saba, dan
bangunan yg seperti tembok besar yg memanjang di laut utara Jayapura (yg
kemungkinan tembok ini ialah Tembok YA’JUJ MA’JUJ wallahu’alam, lihat artikel
ya’juj ma’juj dan tembok jayapura ini di link berikut : http://wp.me/p3gX77-54).
Dalam Alquran, kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Saba disebutkan
dalam surah An-Naml [27]: 15-44, Saba [34]: 12-16, al-Anbiya [21]: 78-81, dan
lainnya. Tentu saja, banyak yang tidak percaya bila Borobudur merupakan
peninggalan Sulaiman.
Di antara alasannya, karena Sulaiman hidup pada abad ke-10
SM, sedangkan Borobudur dibangun pada abad ke-8 Masehi. Kemudian, menurut
banyak pihak, peristiwa dan kisah Sulaiman itu terjadi di wilayah Palestina,
dan Saba di Yaman Selatan, sedangkan Borobudur di Indonesia.
Tentu saja hal ini menimbulkan penasaran. Apalagi, KH Fahmi
Basya menunjukkan bukti-buktinya berdasarkan keterangan Alquran. Lalu, apa
bukti sahih andai Borobudur merupakan peninggalan Sulaiman atau bangunan yang
pembuatannya merupakan perintah Sulaiman?
Dalam flying book itu KH Fahmi Basya mengungkapkan dengan
bukti-bukti ilmiah bahwa candi borobudur bukanlah hasil kebudayaan hindu,
sebagaimana kita ketahui selama ini. Candi borobudur sudah ada sejak lama, jauh
sebelum hindu ada di nusantara ini. Berdasarkan penelitiannya, candi borobudur
itu bahkan di bangun oleh nabi sulaiman dengan bantuan para jin pada jaman
ketika nusantara belum berbentuk seperti sekarang, yaitu masih berupa daratan yang
luas. Banyak data dan analisis yang dipaparkan dalam flying book itu sebagai
bukti terhadap argumen ini.
Untuk mengetahui salah satu bukti argumen itu, sebelumnya
ada baiknya kita mengetahui simbol lafadz bismillah. Simbol itu bisa dibuat
dengan melukis sebuah 7 buah lingkaran sama besar yang salah satu lingkaran
berada di tengah dan dikelilingi oleh 6 lingkaran lainnya.
Masing-masing lingkaran mewakili satu huruf pada lafadz bismillah yaitu ba, sin, mim, alif, lam, lam, dan ha’ . Jika keenam lingkaran di luar masing-masing titik pusatnya secara berurutan dihubungkan dengan garis kemudian lingkaran-lingakaran yang diluar itu dihapus, jadilah bentuk itu sebagai segi enam dengan lingkaran di tengahnya. Itulah simbol lafadz bismillah.
Masing-masing lingkaran mewakili satu huruf pada lafadz bismillah yaitu ba, sin, mim, alif, lam, lam, dan ha’ . Jika keenam lingkaran di luar masing-masing titik pusatnya secara berurutan dihubungkan dengan garis kemudian lingkaran-lingakaran yang diluar itu dihapus, jadilah bentuk itu sebagai segi enam dengan lingkaran di tengahnya. Itulah simbol lafadz bismillah.
Sekarang mari kita amati salah satu kontur yang banyak
terukir di batu-batu candi Borobudur. inilah kontur itu.
ternyata bentuk itu banyak sekali kita temukan pada batu-batu di candi Borobudur. Segi enam dengan lingkaran ditengahnya. Apakah arti bentuk itu? Ternyata simbol segi enam dengan lingkaran di bawahnya adalah simbol lafadz bismillah. Demikianlah salah satu bukti analisa yang disampaikan oleh KH Fahmi Basya dalam flying booknya.
ternyata bentuk itu banyak sekali kita temukan pada batu-batu di candi Borobudur. Segi enam dengan lingkaran ditengahnya. Apakah arti bentuk itu? Ternyata simbol segi enam dengan lingkaran di bawahnya adalah simbol lafadz bismillah. Demikianlah salah satu bukti analisa yang disampaikan oleh KH Fahmi Basya dalam flying booknya.
Selain itu, dalam flying book tersebut juga diungkapkan
secara ilmiah bahwa candi borobudur dahulunya bukan di tempat seperti yang
sekarang, melainkan sempat mengalami pemindahan dengan kecepatan pemindahan
melebihi kecepatan cahaya (60.000 kali). Hal ini mengakibatkan kontur candi
borobudur mengalami peluruhan. Pemindahan candi ini sesuai cerita dalam
alqur’an : “Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab: “Aku akan
membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman
melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk
kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan
nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur
untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya
Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”. (QS.An Naml:40)
Selama ini yang sering diungkapkan adalah bahwa pemindahan
itu dari yaman ke palestina, namun sesungguhnya bukti nyatanya belum pernah
ditemukan.
Lalu menurut penelitian KH Fahmi Basya, dimana letak candi
Borobudur sebelum dipindahkan? Jawabannya adalah di kawasan candi boko yang
terletak di kabupaten bantul. Di kawasan itu nampak bekas-bekas adanya candi
besar. Namun, candi besar itu hilang, entah bagaimana hilangnya, yang jelas
bukan karena hancur atau runtuh. Bahkan di kawasan candi boko ditemukan
serpihan-serpihan sisa candi yang konturnya mirip dengan kontur candi
borobudur. Hanya saja, kontur yang ada di kawasan candi boko ini tampak lebih
jelas dibandingkan dengan kontur yang ada di candi borobudur. Hal ini
disebabkan peluruhan yang terjadi akibat pemindahan dengan kecepatan 60.000
kali kecepatan cahaya tadi. (Lihat gambar diatas)
Lebih jauh lagi KH Fahmi Basya membahas sisi lain dari candi
borobudur, yaitu bahwa desain candi borobudur sangat kompleks dan memiliki
makna yang dalam. Misalnya relief yang ada di dinding-dindingnnya, ukuran
volume candi yang membentuk balok al quran ( 23x23x12 = 6348 = jumlah
ayat dalam alqur’an berserta basmalah), bahkan bukti foto google earth
yang menunjukkan bahwa puncak candi membentuk sebuah sebuah garis lurus yang
menghubungkannya dengan rukun syaam dan hajar aswad ka’bah, apakah ini
menandakan letak dimana negeri SYAM? (Admin akan bahas ini di pertengahan dan
akhir artikel ini, maka dari itu pahami secara telitilah rahasia besar di
artikel ini tentang sejarah islam di negeri ini). Dan banyak lagi
fakta-fakta yang dikemukakan dalam flying book itu.
Nama saba’ sendiri, di dapat dari Alqur’an, dimana secara
singkat Alqur’an (surat An Naml dan surat Saba’) menceritakan bahwa negeri
saba’ dahulu merupakan sebuah negeri yang amat makmur, subur tanahnya dan maju
bangsanya. Dalam negeri itu pernah hidup Nabi-Nabi terdahulu seperti nabi daud
AS, Nabi Sulaiman AS, dan juga seorang ratu perempuan yang amat melegenda yaitu
ratu Bilqis. Namun, negeri itu dimusnahkan oleh Allah SWT dengan sebuah banjir
yang amat besar karena kemusyrikan bangsa di negeri itu, yaitu kereka melekukan
ibadah menyembah matahari.
Sementara itu, dalam sebuah legenda yang sangat terkenal di
dunia, konon pernah ada sebuah negeri yang karakteristiknya hampir mirip dengan
yang diceritakan alqur’an itu. Negeri itu bernama negeri Atlantis. Negeri itu
berada di sebuah daratan yang luas dan subur, dan dihuni oleh bangsa maju dan
makmur, unggul dalam hal irigasi pertanian. Daratan luas itulah yang disebut
sebagai benua Atlantis yang mana benua itu musnah pada jaman es. Seiring
tenggelamnya daratan Atlantis, maka musnahlah negeri Atlantis yang begitu
makmur itu.
Atlantis adalah misteri yang menggoda para ilmuwan, dan
kaum spritualis untuk menelisik kembali peradaban maju manusia yang, konon,
hilang ditelan bumi. Sampai saat ini, setidaknya ada ribuan buku telah ditulis
ihwal legenda itu.
Pada mulanya adalah Plato (427-347 SM), filsuf Yunani,
mencatat cerita soal benua hilang itu dalam dua karyanya,Timaeus dan Critias. Keduanya
adalah karya terakhir Plato, yang ditulis pada 347 SM.
Berdasarkan dua karya Plato itu, DR Danny Hilman Natawidjaja,
menelurkan sebuah buku yang berjudul “Plato Tidak Bohong, Atlantis Pernah Ada
di Indonesia.”
“Konsep utama unsur pembentukan alam terdiri dari air, api,
tanah, dan udara. Semua itu tertuang dalam dua karya Plato Timaeus dan
Critias, jadi tidak mungkin Plato berbohong dan berkhayal,” kata Danny Hilman,
di sela acara Diskusi Bencana dan Peradaban dan Peluncuran Buku “Plato Tidak
Bohong, Atlantis Pernah Ada di Indonesia,” di Jakarta, 20 Mei 2013.
Danny menambahkan, dua karya Plato itu berasal dari
manuskrip yang dimiliki oleh kakeknya yang didapat dari Mesir yang sudah
ditranskip ke dalam bahasa Yunani.
Di karya Critias menyebutkan kalau Atlantis berasal
dari 9.600 SM atau 11.600 tahun yang lalu (sementara kita tahu bahwa di
zaman itulah nabi sulaiman As hidup). Atlantis dijelaskan sebagai wilayah
tropis, bertemperatur sedang, berbentuk daratan besar yang sangat indah, subur,
banyak sumber air, flora, fauna, dan bahan tambang logam mineral.
“Di karya itu juga dikatakan ada dua binatang buas di
Atlantis. Apakah itu harimau atau komodo?” ujar Danny.
Berdasarkan kemiripan kisah dalam Al Qur’an dan legenda yang berkembang di hampir sekuruh penjuru dunia itu, bisa jadi, negeri saba’ atau negeri syam yang dimaksudkan dalam Al Quran itu tak lain adalah negeri Atlantis yang dulu mendiami daratan Atlantis yang kini sudah musnah akibat banjir besar di jaman es. Benar atau tidaknya memeang masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Berdasarkan kemiripan kisah dalam Al Qur’an dan legenda yang berkembang di hampir sekuruh penjuru dunia itu, bisa jadi, negeri saba’ atau negeri syam yang dimaksudkan dalam Al Quran itu tak lain adalah negeri Atlantis yang dulu mendiami daratan Atlantis yang kini sudah musnah akibat banjir besar di jaman es. Benar atau tidaknya memeang masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Selama ini hampir kebanyakan ilmuwan mengatakan bahwa negeri
saba’ yang disebutkan dalam Alquran itu terletak di daerah Yaman, bahkan dalam
banyak tafsir Al Quran pun mengatakan demikian. Namun, melalui ekspedisi dan
penelitiannya, yang hasilnya dibuat dalam bentuk flying boook, KH Fahmi Basya
menyimpulkan bahwa bukanlah daerah Yaman letak sebenarnya negeri Saba’ itu,
melainkan ia berada di sebuah wilayah dengan pusatnya di pulau Jawa, dimana
dahulu wilayah itu mencakup wilayah Indonesia dan masih merupakan sebuah
daratan yang luas atau berupa sebuah benua. Berikut saya tuliskan 14 bukti yang
dikemukakan oleh KH fahmi Basya yang mengungkapkan bahwa negeri saba’ dalam Al
Qur’an itu bukan terletak di Yaman melainkan di Indonesia.
PERTAMA. Nama saba’ itu sendiri. “..dan kubawa kepadamu dari
negeri Saba suatu berita penting yang diyakini.” (QS. 27:22). Di Indonesia ada
nama dan tempat bernama saba’ (tempat pertemuan) dan ada tempatnya. sementara
di Yaman tidak ada. Yang ada hanya sabuun(prasasti), tapi tidak ada a=nama
tempat bernama saba’
Kedua, pekerjaan jin yang tidak selesai ketika mengetahui
Sulaiman telah wafat.”Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman,
tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang
memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa
kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap
dalam siksa yang menghinakan” (QS Saba [34]: 14). Saat mengetahui Sulaiman
wafat, para jin pun menghentikan pekerjaan terakhirnya di Borobudur diakhir
abad ke-8 Masehi. Di Borobudur, terdapat patung yang belum tuntas diselesaikan.
Patung itu disebut dengan Unfinished Solomon.
Ketiga, para jin diperintahkan membangun gedung yang tinggi
dan membuat patung-patung. “(nabi Sulaiman As) berkata ‘rubahlah baginya
singgasananya, maka kita akan melihat apakah dia mengenal ataukah dia termasuk
org-org yg tidak mengenalnya” (AN-Naml ayat 41)
disini “singgasana” yg dimaksud adalah borobudur, nabi sulaiman As sengaja membuat ukiran-ukiran patung seperti patung budha, padahal itu hanyalah kamuflase agar mengetahui siapakah kaum muslimin yg menyadari kamuflase tersebut.
Dan inilah jawaban dari kamuflase yg diciptakan nabi sulaiman As tersebut yg tersembunyi diborobudur selama ini yg ternyata ada di dalam Al-qur’an :
“para jin itu membuat untuk sulaiman apa yg dikehendakinya dari gedung-gedung yg tinggi dan patung-patung dan piring-piring yg (besarnya) seperti kolam dan periuk yg tetap (berada diatas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada allah), dan sedikit sekali dari hamba-hambaku yg berterima kasih.” (Qs.Saba ayat 13)
gedung-gedung tinggi adalah candi perambanan, patung2 dan piring2 yg besarnya seperti kolam dan periuk yg tetap berada diatas tungku itu adalah borobudur. Di Yaman tidak ada bangunan semacam ini, tapi di Indonesia ada, yaitu candi Borobudur dan candi perambanan. candi Borobudur terletak di sebuah lembah, dan itulah lembah semut, lembah terindah di dunia.
disini “singgasana” yg dimaksud adalah borobudur, nabi sulaiman As sengaja membuat ukiran-ukiran patung seperti patung budha, padahal itu hanyalah kamuflase agar mengetahui siapakah kaum muslimin yg menyadari kamuflase tersebut.
Dan inilah jawaban dari kamuflase yg diciptakan nabi sulaiman As tersebut yg tersembunyi diborobudur selama ini yg ternyata ada di dalam Al-qur’an :
“para jin itu membuat untuk sulaiman apa yg dikehendakinya dari gedung-gedung yg tinggi dan patung-patung dan piring-piring yg (besarnya) seperti kolam dan periuk yg tetap (berada diatas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada allah), dan sedikit sekali dari hamba-hambaku yg berterima kasih.” (Qs.Saba ayat 13)
gedung-gedung tinggi adalah candi perambanan, patung2 dan piring2 yg besarnya seperti kolam dan periuk yg tetap berada diatas tungku itu adalah borobudur. Di Yaman tidak ada bangunan semacam ini, tapi di Indonesia ada, yaitu candi Borobudur dan candi perambanan. candi Borobudur terletak di sebuah lembah, dan itulah lembah semut, lembah terindah di dunia.
Keempat, Sulaiman berbicara dengan burung-burung dan
hewan-hewan. (QS An-Naml [27]: 20-22). Reliefnya juga ada. Bahkan, sejumlah
frame relief Borobudur bermotifkan bunga dan burung. Terdapat pula sejumlah
relief hewan lain, seperti gajah, kuda, babi, anjing, monyet, dan lainnya.
Keenam, Saba ada di Indonesia, yakni Wonosobo. Dalam
Alquran, wilayah Saba ditumbuhi pohon yang sangat banyak. “Sesungguhnya bagi
kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah
kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan):
“Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu
kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang
Maha Pengampun”.(QS Saba [34]: 15). Dalam kamus bahasa Jawi Kuno, yang disusun
oleh Dr Maharsi, kata ‘Wana’ bermakna hutan. Jadi, menurut Fahmi, wana saba
atau Wonosobo adalah hutan Saba.
Ketujuh, buah yang rasanya pahit, dan menjadi buah mulut
(cerita rakyat). “…dan kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang
ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit…”(QS. 34:16). Di Indonesia ada buah
yang rasanya pahit yaitu buah MAJAPAHIT, di Yaman tidak ada.”Tetapi, mereka
berpaling maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua
kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit,
pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.” (QS Saba [34]: 16).
Kedelapan, nama Sulaiman menunjukkan sebagai nama orang
Jawa. Awalan kata ‘su’merupakan nama-nama Jawa. Dan, Sulaiman adalah
satu-satunya nabi dan rasul yang 25 orang, yang namanya berawalan ‘Su’.
Kesembilan, Sulaiman berkirim surat kepada Ratu Saba melalui burung Hud-hud.
“Pergilah kamu dengan membawa suratku ini.” (QS An-Naml [27]: 28). Menurut
Fahmi, surat itu ditulis di atas pelat emas sebagai bentuk kekayaan Nabi
Sulaiman. Ditambahkannya, surat itu ditemukan di sebuah kolam di Candi Ratu
Boko.(Lihat Gambar paling atas)
Kesepuluh,
bangunan yang tinggal sedikit (Sidrin qalil). Lihat surah Saba [34] 16) pohon
yg dimaksud ialah “bangunan”. Bangunan yang tinggal sedikit itu adalah wilayah
Candi Ratu Boko. Dan di sana terdapat sejumlah stupa yang tinggal sedikit. “Ini
membuktikan bahwa Istana Ratu Boko adalah istana Ratu Saba yang dipindahkan
atas perintah Sulaiman,” kata Fahmi menegaskan.
Selain bukti-bukti di atas, kata Fahmi, masih banyak lagi
bukti lainnya yang menunjukkan bahwa kisah Ratu Saba dan Sulaiman terjadi di
Indonesia. Seperti terjadinya angin Muson yang bertiup dari Asia dan Australia
(QS Saba [34]: 12), kisah istana yang hilang atau dipindahkan, dialog Ratu
Bilqis dengan para pembesarnya ketika menerima surat Sulaiman (QS An-Naml [27]:
32), nama Kabupaten Sleman, Kecamatan Salaman, Desa Salam, dan lainnya.
Kesebelas, sisa banjir”…maka Kami datangkan kepada mereka
banjir yang besar…” (QS.34:16). Di Yaman disebutkan banjir ini disebabkan
runtuhnya bendungan Ma’rib (sebesar bendungan situ gintung) tapi banjir yang
semacam ini terlalu kecil untuk memusnahkan sebuah negeri. Tapi di Indonesia
banjir itu ada yaitu banjir sangat besar yang menenggelamkan dataran/dangkalan
sunda, mengakibatkan Indonesia terbagi menjadi banyak pulau. Fakta sejarah
mengungkapkan bahwa dulu nusantara merupakan satu wilayah daratan yang luas
sebelum menjadi wilayah kepulauan.
Kedua belas, Bukti bahwa negeri saba’ telah dihancurkan
sehancur-hancurnya. “Maka kami jadikan mereka buah mulut dan kami hancurkan
mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar
terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi
bersyukur.” (QS.34:19). Di Indonesia fakta jelas mengatakan bahwa wilayah nusan
tara yang dulunya satu daratan, setelah banjir besar di jaman es terbagi
menjadi 17.000 pulau. Dari 1 menjadi 17.000. dalam sejarah dunia belum pernah
ada daratan yang karena suatu kejadian kemudian menyebabkannya terbagi menjadi
17.000 bagian. Inilah maksud dari dihancurkan sehancur-hancurnya. Semantara di
Yaman tidak ada fakta semacam itu.
Ketiga belas, “…Kami bataskan padanya perjalanan…”(QS.34:18).
Setelah banjir besar, maka perjalana darat menjadi terbatas karena pulau-pulau
dibatasi lautan. Sementara di Yaman tidak ditemukakan fakta ini.
Keempat belas, Surat dari Nabi Sulaiman unutk ratu Balqis.
“Berkata ia (Balqis): “Hai pembesar-pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan
kepadaku sebuah surat yang mulia. Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan
sesungguhnya (isi)nya: “bismillahirrahmaanirrahiim” (QS. 27:29-30). Di
Indonesia ada bukti yang ditemukan di istana ratu boko berupa lempengan/plat
emas bertuliskan bismillahirrahmaanirrahiim. Di Yaman tidak ada. (Lihat gambar
paling atas ATAU lihat videonya di link berikut : http://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=W344Ijvxg6w)
Pernahkah
kalian menonton film transformer 1? Nah, di film itu dikisahkan ada sebuah
kubus yg berasal dari langit yg jatuh ke bumi, kubus itu bernama Allspark
seperti gambar disamping. Ada kemungkinan para zionis dibalik layar film
holywood sudah tahu tentang rahasia pelajaran ilmu Allah SWT yaitu piramida
langit dan piramida bumi yg bermakna ilmu Allah seluas langit dan bumi. Dan
kubus yg jatuh dari langit itu adalah ka’bah, kubus Allspark di piramida langit
jatuh ke bumi, serta piramida bumi nya ialah piramida2 yg sejajar dgn ka’bah
seperti piramida giza, dan termasuk jg borobudur qur’an (jangan kita melihat
kubus Allspark di dalam film transformer adalah untuk bermaksud jahat, tetapi
ambilah makna terdalam yg sebenarnya baik untuk prefrensi pelajaran ilmu Allah
SWT yg mereka tutupi dan dimanipulasi)..
Arsy Borobudur adalah UFO dengan kecepatan cahaya yg
mengangkat Rosulullah SAW ke sidrotul muntaha..
Borobudur qur’an juga bermakna luas, yg salah satu artinya
ialah surga yg jatuh ke bumi melalui kubus ka’bah tetapi surga di bumi ada di
negeri ini, Indonesia adalah 1/3 surga yg jatuh ke bumi, dgn dilihat dari
sejajarnya borobudur dgn hajar aswad dan rukun syam ka’bah..
Ingat, hajar aswad itu bukan dari bumi, benda itu berasal dari surga (dijatuhkan dari surga).
Ingat, hajar aswad itu bukan dari bumi, benda itu berasal dari surga (dijatuhkan dari surga).
Para zionis sudah tahu tentang hal ini, dan mereka
sembunyikan melalui pesan2 di dalam film2 holywood mereka. Dan ada kemungkinan
mereka juga sudah mempelajari rahasia borobudur qur’an dari jauh hari,
sementara kita umat muslim malah banyak diantara kita yg masih berselisih
apakah benar borobudur yg membuat nabi sulaiman as? Dan berselisih, benarkah
indonesia adalah negeri syam? Tanpa melihat kebenaran2 alam diluar yg begitu
kaya dan diberkahi ini yg kemudian mempelajarinya..
Dahulu sewaktu kita kecil, kita sering menggambar seperti
gambar diatas “menggambar Matahari diantara dua Gunung”, tahukah kalian?
ternyata ilmu Allah SWT itu datang dari arah yg tidak disangka-sangka dan
seperti khayalan tingkat tinggi anak2, yg sebenarnya adalah NYATA dan JELAS
bahkan menjadi suatu peringatan jika dipelajari khayalan itu sendiri dengan
mengunakan dasar2 dalil.
Admin membahas tentang gambar diatas karena borobudur qur’an
itu berhubungan dengan gambar diatas, kita mengetahui bahwa borobudur itu
banyak mengandung arti “Matahari” dan sebuah kalender matahari, juga bermakna
“Gerhana” jika kita menghubungkan dengan candi Pawon dan candi Mendut, candi
sendiri oleh K.H fahmy basya dikatakan sebagai “Sandi”, dan sandi untuk
borobudur, pawon dan mendut bermaksud mengartikan gerhana sebagai tanda
dekatnya “hari kiamat” sesuai dengan hadits (lihat hadits tentang munculnya
AL-Mahdi dan kiamat). Dan seperti yg admin bilang borobudur adalah matahari
sedangkan dua gunung yg sering kita gambar sewaktu kita kecil ternyata adalah
Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, inilah khayalan tingkat tinggi yg sebenarnya
ilmu Allah SWT yg mengapa admin bahas. Allah SWT membuat pelajaran seperti ini
bagi kita yg mau berfikir bukan hanya dengan akal dan hati, tetapi juga dengan
khayalan yg dihubungkan dengan dalil. Lalu apa maksud Allah SWT dengan
perumpamaan/pelajaran ini? ketahuilah, ini berkaitan tentang siapa
sebenarnya pemimpin/khalifah pada umat akhir zaman ini yaitu AL-Mahdi. Karena
AL-Mahdi adalah seorang lelaki muda berusia dibawah sekitar 40 tahun, dia
adalah “TANDA KIAMAT” (melalui tanda2 kiamat gerhana borobudur, pawon, dan
mendut, gunung meletus “perang dunia ke 3″ Matahari borobudur, gunung Merapi
dan gunung Merbabu), yg terlihat seperti dewasa tetapi berkeinginan
menjadi seperti anak2 yg mempunyai banyak khayalan, yg dengan dia khayalan
menjadi NYATA seperti halnya gambar khayalan diatas yg dengan ilmu Allah SWT
menjadi nyata melalui candi borobudur, gunung Merapi dan gunung Merbabu.
﴾ Al Kahfi:93 ﴿
Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan.
Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan.
Bahkan para zionis dan kaum non muslim pun membuat karakter
AL-Mahdi pada film2 mereka yg tentu saja mereka menutupinya dengan “kebathilan”
seperti karakter Aang di film avatar, naruto, gohan di film dragon ball,
percy jakson di film holywood, dll. Kita pasti sering mendengar didalam film2
dan anime “Seorang anak dalam Ramalan” yg bisa mengubah dunia
dari kesengsaraan, musibah, Tirani, kediktatoran raja atau penguasa jahat,
mengubah dunia ke zaman kebahagiaan.wallahu’alam..
Ketahuilah sundaland itulah ialah “Syam”…………
Berdasarkan “Sastrajenrahayuningrat” istilah “Sunda” dibentuk
oleh tiga suku kata yaitu SU-NA-DA yang artinya adalah “matahari” ;
- SU
= Sejati/ Abadi
- NA =
Api
- DA
= Besar/ Gede/ Luas/ Agung
Dalam kesatuan kalimat “Sunda” mengandung arti “Sejati-Api-Besar” atau “Api
Besar yang Sejati atau bisa juga berarti Api Agung yang Abadi”. Maksud dan
maknanya adalah “Matahari”, didalam AL-Qur’an “Syam” itu artinya matahari
dari suroh “AS-SYAMS”.
﴾ Asy Syams:1 ﴿
Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,
Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,
﴾ Asy Syams:2 ﴿
dan bulan apabila mengiringinya,
dan bulan apabila mengiringinya,
Kedua suroh diatas berhubungan dengan Borobudur Qur’an
(Matahari) dan bulannya adalah candi Pawon serta candi Mendut sebagai Bumi dan
hal ini mengandung makna “Gerhana” (Tanda Kiamat), dan juga mengandung arti
bahwa Kiamat itu sangat dekat waktunya.
﴾ Muhammad:13 ﴿
Dan betapa banyaknya negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari pada (penduduk) negerimu (Muhammad)yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka, maka tidak ada seorang penolongpun bagi mereka.
Dan betapa banyaknya negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari pada (penduduk) negerimu (Muhammad)yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka, maka tidak ada seorang penolongpun bagi mereka.
﴾ Al Maidah:54 ﴿
Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.
Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.
Ketahuilah bahwa negeri Indonesia ini yg umat muslimnya
mayoritas terbesar di dunia, yg sejarah2nya telah dimanipulasi oleh kaum bani
Israil terdahulu dan kerajaan arab terdahulu (yg telah mengusir rosulullah SAW
secara tidak langsung ke negeri ini) adalah negeri yg terasing di mata dunia.
Karena dunia telah menzhalimi negeri Indonesia melalui pemimpin2nya yg bodoh,
memasukkan agenda2 pemerintahan pengalihan isu sehingga rakyatnya tidak
mengurus rakyatnya secara moral, akhlak, dan agama dan tidak mau mengungkap
sejarah islam Indonesia yg sebenarnya tidak mau mengakui identitas siapa
sebenarnya indonesia. Muslim Indonesia yg berada di Timur ini memang muslim yg
terasing, dan Allah SWT akan MEMBANGKITKAN kita umat muslim yg terasing ini
dari ufuk timur ke barat demi menegakkan khilafah, demi menegakkan pemerintahan
yg Adil berdasarkan hukum Allah SWT. Seperti yg dikatakan hadits berikut :
Ahmad dan Ath-Thabrani dari Abdullah bin Amru, ia berkata;
Pada suatu hari saat matahari terbit aku berada di dekat Rasulullah saw., lalu
beliau bersabda:
«يَأْتِي قَوْمٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ نُورُهُمْ كَنُورِ الشَّمْسِ،
قَالَ أَبُو بَكْرٍ: نَحْنُ هُمْ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: لاَ وَلَكُمْ خَيْرٌ
كَثِيرٌ وَلَكِنَّهُمْ الْفُقَرَاءُ وَالْمُهَاجِرُونَ الَّذِينَ يُحْشَرُونَ مِنْ
أَقْطَارِ اْلأَرْضِ، ثم قَالَ: طُوبَى لِلْغُرَبَاءِ، طُوبَى لِلْغُرَبَاءِ،
قِيْلَ مَنْ الْغُرَبَاءُ؟ قَالَ: نَاسٌ صَالِحُونَ فِي نَاسِ سَوْءٍ كَثِيرٍ مَنْ
يَعْصِيهِمْ أَكْثَرُ مِمَّنْ يُطِيعُهُمْ»
“Akan datang suatu kaum kepada Allah pada hari kiamat
nanti. Cahaya mereka bagaikan cahaya matahari. Abu Bakar berkata,
“Apakah mereka itu kami wahai Rasulullah?” Rasulullah bersabda, “Bukan, tapi
kalian mempunyai banyak kebaikan. Mereka adalah orang-orang fakir yang
berhijrah. Mereka berkumpul dari berbagai penjuru bumi.” Kemudian beliau
bersabda, “Kebahagian bagi orang-orang yang terasing, kebahagiaan bagi
orang-orang yang terasing.” Ditanyakan kepada beliau, “Siapakah
orang-orang yang terasing itu?” Beliau saw. bersabda, “Mereka adalah
orang-orang shalih, yang jumlahnya sedikit di antara manusia yang buruk. Orang
yang menentang mereka lebih banyak dari pada orang yang menaatinya.” (Al-Haitsami
berkata hadits ini dalam Al-Kabir mempunyai banyak sanad. Para perawinya
shahih).
situs megalitikum gunung padang
gunung piramida sadahurip
Gunung piramida lalakon
Ada juga kemungkinan nabi sulaiman AS itu dulu membuat
candi-candi dengan bantuan jin dan hewan-hewan di Indonesia sebagai bukti
kebesaran kekuatan ALLAH SWT kepada masyarakat negeri Indonesia (saba) dulu
semasa orang-orang indonesia masih menyembah matahari, tetapi mereka
(masyarakat indonesia) dulu malah menganggap kekuatan itu semua adalah ‘sihir
yg sesat’, kemudian ALLAH SWT pun murka kepada mereka (masyarakat
saba/indonesia) dan didatangkanlah banjir yg sangat besar, sehingga terkubur
dan tenggelamlah semua bangunan-bangunan itu dan semua rakyat ‘saba’, dan hanya
meninggalkan sedikit rakyat yg hidup, kemudian iblis dari jenis manusia dan jin
pun datang membisikkan ke sisa-sisa rakyat ‘saba’ yg masih hidup tadi
agar membuat agama baru yaitu hindu dan budha melalui
fakta-fakta peradaban dari candi-candi yg terkubur dan tidak terkubur di semua
daerah indonesia, kecuali orang2 yg beriman.
﴾ Al
Mu’minun:52 ﴿
Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu (islam), dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku.
Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu (islam), dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku.
﴾ Al
Mu’minun:53 ﴿
Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing).
Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing).
﴾ Saba':20 ﴿
Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman.
Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman.
﴾ Saba':21 ﴿
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.
﴾ Saba':40 ﴿
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: “Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?”.
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: “Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?”.
﴾ Saba':41 ﴿
Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”.
Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”.
Ingat, dulu borobudur itu sebenarnya terkubur, begitu juga
piramida yg terkubur menjadi gunung (gunung lalakon, sadahurip,dll) yang memang
gunung-gunung tersebut berumur 9 atau 10 SM (sama seperti zaman nabi sulaiman
As hidup) Apakah tidak ada yg bertanya-tanya kenapa gunung padang atau
situs megalitikum padang itu ada di tahun sebelum masehi disaat2 para nabi
masih hidup? jika situs megalitikum itu lebih tua daripada piramida2 mesir yg
ada sekarang ini, apakah ini bukan menjadi suatu sejarah yg janggal? karena
pastilah situs megalitikum yg lebih tua dari piramida mesir akan ada sejarahnya
di dalam AL-Qur’an dan kitab2 yg sebelumnya, karena kitab2 itu juga sebagai
pencatat sejarah kaum2 terdahulu yg dibinasakan, jadi kesimpulannya jika
sejarah indonesia tidak di manipulasi dan sebenarnya ada didalam AL-Qur’an
semua, bagaimana kita menjelaskan tentang situs megalitikum padang, piramida
gunung lalakon yg terkubur, piramida gunung sadahurip yg terkubur, dan gunung2
piramida lainnya yg sudah ada di zaman para nabi dan rosul yg telah
dibinasakan kaum2 terdahulu yg memiliki peradaban2 itu??? Apakah kita
akan membiarkan peradaban sejarah2 ini membuat sesat generasi2 kita yg akan
datang? karena mereka akan mengetahui dan mengklaim bahwa sejarah di AL-Qur’an
itu adalah sebuah kebohongan setelah mereka mengetahui peradaban sejarah negeri
kita lah peradaban sejarah yg sebenarnya, dan jika mereka sudah berbuat seperti
itu maka akan banyak dampak yg merubah peradaban manusia di masa depan, karena
mereka akan percaya terhadap sejarah Indonesia yg sekarang yg seperti buah
bibir (cerita rakyat/cerita dongeng) padahal sejarah yg asli telah dimanipulasi
dan Allah SWT sengaja menyesatkan atau tidak memberi petunjuk kebenaran kepada
orang2 yg durhaka dan zhalim. Dampaknya adalah terhadap kepercayaan Agama,
akhlak, dan moral generasi kita di masa depan akan berubah, dan dampak2 seperti
ini akan memicu datangnya hari kiamat lebih cepat dari dugaan sebelumnya, tanpa
munculnya AL-Mahdi dan nabi Isa As dahulu (dikarenakan sejarah negeri kita
tidak dibongkar kebenarannya), dan dari sejarah2 Indonesia yg telah di
manipulasi ini yg menunggu untuk dibongkar semakin menguatkan bahwa Indonesia termasuk
negeri Syam negeri akhir zaman yg di dalam hadits menyebutkan, Abu Dzar
bekata bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Syam bumi kebangkitan.” (HR.
Bazzar no. 3965 & Ahmad no. 27629), dan bukan bumi kebangkitan jika
sejarah2nya tidak diBANGKITKAN atau diBONGKAR……wallahu’alam.
perhatikan dengan seksama uga siliwangi berikut :
“Dari yang hilang dulu semakin banyak yang terbongkar. Tapi banyak yang tertukar sejarahnya, banyak yang dicuri bahkan dijual! Keturunan kita banyak yang tidak tahu, bahwa jaman sudah berganti!.. “
“Dari yang hilang dulu semakin banyak yang terbongkar. Tapi banyak yang tertukar sejarahnya, banyak yang dicuri bahkan dijual! Keturunan kita banyak yang tidak tahu, bahwa jaman sudah berganti!.. “
ke mana sejarah kita tertukar? kita harus mencari sejarah
kita di luar negeri kita yg ada persamaannya dgn sejarah kita, contoh : kisah
mahabharata indo yg tertulis di dlm kitab Kakawin Bhāratayuddha, dan kisah
mahabharata india yg ditulis oleh begawan byasa dlm bukunya, Buku ini terdiri
dari delapan belas kitab, maka dinamakan Astadasaparwa (asta = 8, dasa = 10,
parwa = kitab). Namun, ada pula yang meyakini bahwa kisah ini sesungguhnya
merupakan kumpulan dari banyak cerita yang semula terpencar-pencar, yang
dikumpulkan semenjak abad ke-4 sebelum Masehi. (yg tiada lain kita harus
meneliti kebenaran kitab dari india tersebut dan juga meneliti kitab
mahabharata versi indo, dan tidak menutup kemungkinan bahwa mungkin saja dahulu
orang2 india terdahulu sebenarnya mengambil dan mengumpulkan sejarah kita dan
mengembangkan ceritanya di negerinya, tujuannya hanya 1 yaitu untuk membuat
agama dari sebuah sejarah dan terciptalah agama (…..), kemudian mereka tentukan
umur kitab sejarah mereka, dan umur agama mereka sendiri, agar menjadi klaim yg
sempurna.) wallahu’alam..
Sejarah Indonesia memang seperti dongeng, karena banyak yg
dimanipulasi dan sebagian ada yg ditutup2-tutupi dengan cerita yg seperti
dongeng agar sejarah yg sebenarnya tetap terjaga. Apakah ada yg menyadari?
kenapa sejarah di Indonesia yg terdahulu semuanya itu seperti sebuah dongeng yg
sulit dimengerti? seperti sejarahnya “lutung kasarung”, “sangkuriang”, “jaka
tarub”, “buto ijo”, “Gatot kaca” dll. dan janganlah menyepelekan sebuah
dongeng atau cerita rakyat (buah tutur, buah bibir) yg susah untuk
dimengerti, karena justru dengan ilmu dongeng atau cerita rakyat yg
terasing yg disepelekan itu Allah SWT menjelaskan ilmu2Nya yg kita akan
menyukainya, bukankah dahulu orang2 kafir menganggap AL-Qur’an yg sumber ilmu
Allah SWT itu adalah sebuah dongeng? atau disepelekan ? dikarenakan mereka
tidak mengerti ilmu2 didalamnya dan tidak diberi petunjuk?
﴾ Al
Furqaan:4 ﴿
Dan orang-orang kafir berkata: “Al Quran ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad dan dia dibantu oleh kaum yang lain”; maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar.
Dan orang-orang kafir berkata: “Al Quran ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad dan dia dibantu oleh kaum yang lain”; maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar.
﴾ Al
Furqaan:5 ﴿
Dan mereka berkata: “Dongengan-dongengan orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang”.
Dan mereka berkata: “Dongengan-dongengan orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang”.
﴾ Al
Mu’minun:44 ﴿
Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul Kami berturut-turut. Tiap-tiap seorang rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya, maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain. Dan Kami jadikan mereka buah tutur (manusia), maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang tidak beriman.
Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul Kami berturut-turut. Tiap-tiap seorang rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya, maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain. Dan Kami jadikan mereka buah tutur (manusia), maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang tidak beriman.
lihat video borobudur versi AL-Qur’an berikut :
“…sent them away from his son Isaac to the land of the
east.” (Genesis 25:6 New International Version)
Kalimat di atas adalah petikan dari Kitab Kejadian dari
Kitab Injil yang merupakan penyimpan Rahasia terbesar berkenaan satu bangsa
yang bergerak ke Timur dunia bagi mengembangkan keturunan manusia seperti yang
diperintahkan Tuhan, dan kaum itu adalah kaum bani Israil atau kaum bani jawi
(coba masukkan kata kunci “bani jawi” di pencarian Google, maka anda akan
menemukan banya fakta2 yg membahas tentang kaum bani jawi ini) kata “Jawi” ini
berasal dari kata JAWA/JAVA dan diubah menjadi “JEWS” dan
arti kata “JEWS” adalah “yahudi”, kita bisa menemukan fakta kata
yg diubah ini jika kita pergi ke kantor perdana menteri Israel dan kantor
kedubes israel di seluruh dunia, karena di kantor2 tersebut terpampang
kata “JAVA TEL-AVIV/JAWA TEL-AVIV”. Ini membuktikan kebenaran bahwa kaum
bani jawi atau suku jawa adalah bani israil yg tertua di dunia. Kaum bani
israil mengembangkan keturunannya yg sebagian besar dari jawa atau dari suku
jawa yg telah diketahui sebagai umat bani israil yg paling tua di dunia, hal
ini dikarenakan ada penemuan2 benda2 yg sangat tua yg ditemukan di kuil okinawa
jepang dan di kota kuno jawa di jordania [dan lihat artikel berikut yg
menguatkan bahwa bani jawi atau orang jawa memiliki ciri2 bani israil, yg
dahulu mereka bukanlah kaum muslim tetapi seperti orang “majusi atau yahudi” yg
percaya kepada mitos2, takhayul, dan banyak melakukan hal2 musyrik :http://wartakota.tribunnews.com/2014/04/18/pergulatan-orang-jawa-menjadi-muslim].
An ancient blade of a keris found recently at the royal
Enkakuji Temple grounds near the 15th century Shurijo Castle might
unravel the ties the Malay world had with these southwestern islands of Japan.Prof
Takara mengatakan Kerajaan Ryukyus ( yg punya kuil) telah melakukan hub,dagang
dengan (Thailand), between 1425 and 1570, Malacca (1463-1511), Patani (Southern
Thailand) (1490-1543) dan beberapa wilayah di Indonesia (Palembang, Java and
Sumatra) dan Cambodia.
http://www.jstor.org/pss/25211540 Tahukah anda? Jika orang2 diseluruh dunia disuruh tinggal di bumi Nusantara ini maka mereka akan “betah” dan merasa tidak asing, mengapa demikian? jawabnya ya karena sebetulnya Indonesia terutama tanah jawa ini merupakan “MOTHER HOME” untuk seluruh ummatnya Nabi Adam AS, karena nabi Adam As dahulu bekembang biak di negeri ini, karena memang semua manusia di bumi ini berasal dari Indonesia yg kemudian mereka semua ada yg menyebar ke seluruh penjuru bumi, mungkin dikarenakan Air bah atau banjir besar dahulu di zamannya nabi Nuh As sehingga mereka ada yg tinggal diluar Indonesia. Kalaupun ada yang mengklaim bahwa kaum bani Adam atau Bani Israel itu adanya hanya di negeri Arab, itu juga tidak salah, karena yg seperti Admin katakan nenek moyang kita juga menyebar kesana, kita bisa membuktikan hal ini jika kita mencari peradaban, bangunan2 atau kota2 kuno yg mirip dengan bangunan2 kerajaan di jawa, atau dengan mencocokkan uji karbon peradaban yg diluar sana dengan uji karbon bangunan2 tua di jawa, intinya kita harus meneliti peradaban2 yg ada di luar sana dan mecocokkan dengan peradaban2 yg ada di negeri ini, jika benar memiliki kesamaan maka tentukan mana yg lebih tua.
Dan dengan hal ini ternyata juga membenarkan lagu “Indonesia
Pusaka” yg dibuat oleh Ismail Marzuki yg disetiap syair nya
membenarkan asal-usul Indonesia yg sebenarnya dan membenarkan Indonesia di
akhir zaman sebelum kiamat, yg berdasarkan pembahasan nabi Adam As yg pernah
berkembang biak di negeri ini dan hadits2 akhir zaman, lihatlah syair2nya
seperti contoh berikut : “Indonesia Tanah Air Beta, Pusaka Abadi Nan Jaya,
Indonesia Sejak Dulu Kala, Tetap Di Puja Puja Bangsa, disana tempat lahir beta,
dibuai dibesarkan Bunda, tempat berlindung di hari tua, Sampai Akhir Menutup
Mata”.
Makna dari : “Indonesia Tanah Air Beta, disana tempat
lahir beta, dibuai dibesarkan Bunda” adalah membenarkan bahwa nabi Adam As
berkembang biak di negeri ini dan melahirkan nenek moyang Indonesia.
Makna dari : “Pusaka Abadi Nan Jaya, Indonesia Sejak Dulu
Kala, Tetap Di Puja Puja Bangsa” adalah membenarkan bahwa di negeri
inilah awal dari peradaban dan kerajaan Islam mulai berkembang pesat, yg
berhasil menaklukan 3/4 bumi.
Makna dari : “tempat berlindung di hari tua, Sampai Akhir
Menutup Mata” syair ini membenarkan umat islam yg tinggal di Indonesia
(syam/sundaland) akan menutup mata (dimatikan) sebelum kiamat melaui angin yg
lembut.
dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhuma, beliau berkata,
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dajjal keluar… (lalu
beliau menuturkan haditsnya, di dalamnya diungkapkan:) Kemudian Allah mengutus
‘Isa bin Maryam seakan-akan ia adalah ‘Urwah bin Mas’ud, lalu beliau mencarinya
(Dajjal), kemudian membinasakannya. Selanjutnya manusia berdiam selama tujuh
tahun di mana tidak ada permusuhan di antara dua orang. Lalu Allah
mengutus angin dingin dari arah Syam, tidak ada seorang pun di muka bumi yang
memiliki kebaikan atau keimanan sebesar biji sawi di dalam hatinya melainkan
Allah mencabutnya, walaupun seseorang di antara kalian masuk ke tengah-tengah
gunung niscaya angin tersebut akan memasukinya sehingga ia mencabutnya
(mewafatkannya).” Shahiih Muslim, kitab Asyraatus Saa’ah bab Dzikrud
Dajjal (XVIII/75-76, Syarh an-Nawawi)
Indonesia adalah negeri yg sering diceritakan di dalam
AL-Qur’an, Jika kita menelusuri angka2 nama “Indonesia”berdasarkan abjad
seperti ini :
I=9
N=14
D=4
O=15
N=14
E=5
S=19
I=9
A=1
I=9
N=14
D=4
O=15
N=14
E=5
S=19
I=9
A=1
Lalu kita jumlahkan angka2 diatas maka kita akan mendapat
angka “90”, dan jika kita mencari angka “90” di dalam AL-Qur’an,
maka kita akan menemukan suroh ke 90 suroh AL-BALAD (Negeri).
Apakah ini hanya sebuah kebetulan? ataukah ini hanya ilmu
cocoklogi, utak-atik ghatuk yg tidak mempunyai dasar itu? Jawabnya bukan,
karena ini adalah KEBENARAN yg sesungguhnya, karena memang ilmu kebenaran itu
sesungguhnya memang sangat dekat jika kita menelusurinya, karena ilmu kebenaran
datangnya dari Allah SWT, ilmuNya sangat dekat.
“Dan pasti akan Kami beritakan kepada mereka dengan ilmu (Kami)
dan Kami tidak jauh (dari mereka).”(QS.AL-A’Raf:7)
Bukankah bahasa arab itu dibaca dari kanan ke kiri? bukankah
setiap kita membaca AL-Qur’an dimulai dari kanan ke kiri (suroh AL-Fatihah,
suroh AL-Baqarah, suroh AN-Nas)? dan bukankah setiap kita “memulai” membaca
sebuah suroh harus “diawali” dengan membaca basmalah?
Bukankah Indonesia adalah negara mayoritas muslim paling
timur? bukankah Indonesia adalah negara mayoritas muslim yg berada dikanan jika
benua amerika adalah negara barat (kiri)? bukankah Indonesia yg mayoritas
muslim terbesar dinaungi dengan garis khatulistiwa dan kaya akan barang
tambang, dan rempah2 ? bukankah Indonesia adalah negara yg kaya akan suku dan
ras yg berbeda-beda? dan bukankah tempat kembali (negeri akhirat) itu tidak jauh
berbeda dengan Indonesia, yg disana kita semua akan dikumpulkan dengan
bermacam-macam suku dan ras?
Wallahu’alam.
Propaganda Gatot Kaca yang sebenarnya ialah nabi Sulaiman
AS.
“Seorang sejarawan pernah berujar bahwa sejarah itu adalah
versi atau sudut pandang orang yang membuatnya. Versi ini sangat tergantung
dengan niat atau motivasisi pembuatnya.” namun tidak untuk catatan sejarah yang
ada dalam AL-Qur’an.
Menurut sejarah Gatotkaca (bahasa
Sanskerta: घटोत्कच; Ghattotkacha)
adalah seorang tokoh dalam wiracaritaMahabharata yang
dikenal sebagai putra Bimasena atau Werkoedara dari
keluarga Pandawa.
Ibunya yang bernamaHidimbi (Harimbi) berasal dari bangsa rakshasa,
sehingga ia pun dikisahkan memiliki kekuatan luar biasa. Dalam perang besar di Kurukshetra ia banyak
menewaskan sekutu Korawa sebelum akhirnya gugur di tangan Karna.
Menurut versi Mahabharata,
Gatotkaca adalah putra Bimasena dari keluaga Pandawa yang
lahir dari seorang rakshasaperempuan bernama Hidimbi. Hidimbi
sendiri merupakan raksasa penguasa sebuah hutan bersama kakaknya yang
bernama Hidimba
Di Indonesia, Gatotkaca menjadi tokoh pewayangan yang
sangat populer. Misalnya dalam pewayangan Jawa ia dikenal
dengan ejaan Gatutkaca (bahasa Jawa: Gathutkaca).
Kesaktiannya dikisahkan luar biasa, antara lain mampu terbang di angkasa
tanpa menggunakan sayap. Menurut sejarah beliau beragama Hindu tetapi yang
sebenarnya beliau ialah beragama Islam beliau adalah nabi sulaiman AS yang
mempunyai mukjizat mengendalikan angin untuk dapat terbang dilangit,
beliau juga mempunyai tinggi yang sama dengan raksasa karena beliau
ialah seorang nabi, sama seperti nabi adam AS yang juga tinggi
seperti raksasa tetapi beliau tidak terlalu tinggi seperti nabi
adam AS.
Berikut adalah dalil dari ayat AL-Qur’an yang membuktikan Gatot
Kaca adalah nabi sulaiman AS :
﴾ Saba':12 ﴿
“Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.”
“Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.”
Kerajaan Majapahit adalah Kerajaan Islam yang diturunkan
oleh Nabi Sulaiman AS.
“Seorang sejarawan pernah berujar bahwa sejarah itu adalah
versi atau sudut pandang orang yang membuatnya. Versi ini sangat tergantung
dengan niat atau motivasisi pembuatnya.” namun tidak untuk catatan sejarah yang
ada dalam AL-Qur’an.
Majapahit adalah sebuah kerajaan yang
berpusat di Jawa Timur, Indonesia,
yang pernah berdiri dari sekitar tahun1293 hingga 1500 M. Kerajaan ini
mencapai puncak kejayaannya menjadi kemaharajaan raya
yang menguasai wilayah yang luas di Nusantara pada
masa kekuasaan Hayam Wuruk, yang berkuasa dari tahun 1350 hingga 1389.
Kerajaan Majapahit adalah kerajaan Hindu-Buddha terakhir
yang menguasai Nusantara dan dianggap sebagai salah satu dari negara terbesar
dalam sejarah Indonesia.Kekuasaannya terbentang
di Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya,Kalimantan,
hingga Indonesia timur, meskipun wilayah kekuasaannya masih diperdebatkan.
(wikipedia)
Kerajaan Majapahit diyakini sebagai kerajaan islam yang
berdiri setelah banjir besar melanda negeri saba (indonesia), dan mereka ialah
orang-orang yang beriman kepada ALLAH SWT yang masih tersisa disaat banjir
besar tersebut.
﴾ Saba':16 ﴿
“Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.”
“Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.”
﴾ Saba':18 ﴿
“Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman.”
“Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman.”
﴾ Saba':19 ﴿
“Maka mereka berkata: “Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami”, dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.”
“Maka mereka berkata: “Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami”, dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.”
Ada sesuatu yang ‘terasa aneh’ menyangkut kerajaan majapahit
yang puing-puing peninggalan kebesaran masa lalunya masih dapat ditemukan di
kawasan Trowulan Mojokerto ini. Sejak memasuki Sekolah Dasar, kita sudah
disuguhi pemahaman bahwa Majapahit adalah sebuah kerajaan Hindu terbesar yang
pernah ada dalam sejarah masa lalu kepulauan Nusantra yang kini dikenal
Indonesia. Inilah sesuatu yang terasa aneh tersebut.
Pemahaman sejarah tersebut seakan melupakan beragam bukti arkeologis, sosiologis dan antropologis yang berkaitan dengan Majapahit yang jika dicerna dan dipahami secara ‘jujur’ akan mengungkapkan fakta yang mengejutkan sekaligus juga mematahkan pemahaman yang sudah berkembang selama ini dalam khazanah sejarah masyarakat Nusantara.
Pemahaman sejarah tersebut seakan melupakan beragam bukti arkeologis, sosiologis dan antropologis yang berkaitan dengan Majapahit yang jika dicerna dan dipahami secara ‘jujur’ akan mengungkapkan fakta yang mengejutkan sekaligus juga mematahkan pemahaman yang sudah berkembang selama ini dalam khazanah sejarah masyarakat Nusantara.
‘Kegelisahan’ semacam inilah yang mungkin memotivasi Tim
Kajian Kesultanan Majapahit dari Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP)
Pengurus Daerah Muhammadiyah Yogyakarta untuk melakukan kajian ulang terhadap
sejarah Majapahit. Setelah sekian lama berkutat dengan beragam fakta-data
arkeologis, sosiologis dan antropolis, maka Tim kemudian menerbitkannya dalam
sebuah buku awal berjudul ‘Kesultanan Majapahit, Fakta Sejarah Yang
Tersembunyi’.
Buku ini hingga saat ini masih diterbitkan terbatas,
terutama menyongsong Muktamar Satu Abad Muhammadiyah di Yogyakarta beberapa
waktu yang lalu. Sejarah Majapahit yang dikenal selama ini di kalangan
masyarakat adalah sejarah yang disesuaikan untuk kepentingan penjajah (Belanda)
yang ingin terus bercokol di kepulauan Nusantara.
Akibatnya, sejarah masa lampau yang berkaitan dengan kawasan
ini dibuat untuk kepentingan tersebut. Hal ini dapat pula dianalogikan dengan
sejarah mengenai PKI. Sejarah berkaitan dengan partai komunis ini yang dibuat
dimasa Orde Baru tentu berbeda dengan sejarah PKI yang dibuat di era Orde Lama
dan bahkan era reformasi saat ini. Hal ini karena berkaitan dengan kepentingan
masing-masing dalam membuat sejarah tersebut.
Dalam konteks Majapahit, Belanda berkepentingan untuk
menguasai Nusantara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Untuk itu,
diciptakanlah pemahaman bahwa Majapahit yang menjadi kebanggaan masyarakat
Indonesia adalah kerajaan Hindu dan Islam masuk ke Nusantara belakangan dengan
mendobrak tatanan yang sudah berkembang dan ada dalam masyarakat.
Apa yang diungkapkan oleh buku ini tentu memiliki bukti
berupa fakta dan data yang selama ini tersembunyi atau sengaja disembunyikan.
Beberapa fakta dan data yang menguatkan keyakinan bahwa kerajaan Majpahit
sesungguhnya adalah kerajaan Islam atau Kesultanan Majapahit adalah sebagai
berikut:
1. Ditemukan atau adanya koin-koin emas Majapahit yang
bertuliskan kata-kata ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’. Koin semacam ini
dapat ditemukan dalam Museum Majapahit di kawasan Trowulan Mojokerto Jawa
Timur. Koin adalah alat pembayaran resmi yang berlaku di sebuah wilayah
kerajaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sangat tidak mungkin sebuah
kerajaan Hindu memiliki alat pembayaran resmi berupa koin emas bertuliskan
kata-kata Tauhid.
2. Pada lambang Majapahit (lambang laskar ALLAH) yang berupa
delapan sinar matahari terdapat beberapa tulisan Arab, yaitu shifat, asma,
ma’rifat, Adam, Muhammad, Allah, tauhid dan dzat. Kata-kata yang beraksara Arab
ini terdapat di antara sinar-sinar matahari yang ada pada lambang Majapahit
ini. (lihat gambar surya majapahit diatas)
Untuk lebih mendekatkan pemahaman mengenai lambang Majapahit ini, maka dapat dilihat pada logo Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, atau dapat pula dilihat pada logo yang digunakan Muhammadiyah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Majapahit sesungguhnya adalah Kerajaan Islam atau Kesultanan Islam karena menggunakan logo resmi yang memakai simbol-simbol Islam.
Untuk lebih mendekatkan pemahaman mengenai lambang Majapahit ini, maka dapat dilihat pada logo Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, atau dapat pula dilihat pada logo yang digunakan Muhammadiyah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Majapahit sesungguhnya adalah Kerajaan Islam atau Kesultanan Islam karena menggunakan logo resmi yang memakai simbol-simbol Islam.
3. Pendiri Majapahit, Raden Wijaya, adalah seorang muslim.
Hal ini karena Raden Wijaya merupakan cucu dari Raja Sunda, Prabu Guru
Dharmasiksa yang sekaligus juga ulama Islam Pasundan yang mengajarkan hidup
prihatin layaknya ajaran-ajaran sufi, sedangkan neneknya adalah seorang
muslimah, keturunan dari penguasa Sriwijaya. Meskipun bergelar Kertarajasa
Jayawardhana yang sangat bernuasa Hindu karena menggunakan bahasa Sanskerta,
tetapi bukan lantas menjadi justifikasi bahwa beliau adalah seorang penganut
Hindu.
Bahasa Sanskerta di masa lalu lazim digunakan untuk memberi
penghormatan yang tinggi kepada seseorang, apalagi seorang raja. Gelar seperti
inipun hingga saat ini masih digunakan oleh para raja muslim Jawa, seperti
Hamengku Buwono dan Paku Alam Yogyakarta serta Paku Buwono di Solo.
Di samping itu, Gajah Mada yang menjadi Patih Majapahit yang
sangat terkenal terutama karena Sumpah Palapanya ternyata adalah seorang
muslim. Hal ini karena nama aslinya adalah Gaj Ahmada, seorang ulama Islam yang
mengabdikan kemampuannya dengan menjadi Patih di Kerajaan Majapahit. Hanya
saja, untuk lebih memudahkan penyebutan yang biasanya berlaku dalam masyarakat
Jawa, maka digunakan Gajahmada saja. Dengan demikian, penulisanGajah Mada yang
benar adalah Gajahmada dan bukan ‘Gajah Mada’.
Pada nisan makam Gajahmada di Mojokerto pun terdapat tulisan
‘LaIlaha Illallah Muhammad Rasulullah’ yang menunjukkan bahwa Patih yang biasa
dikenal masyarakat sebagai Syeikh Mada setelah pengunduran dirinya sebagai
Patih Majapatih ini adalah seorang muslim.
4. Jika fakta-fakta di atas masih berkaitan dengan internal
Majapahit, maka fakta-fakta berikut berhubungan dengan sejarah dunia secara
global. Sebagaimana diketahui bahwa 1253 M, tentara Mongol dibawah pimpinan
Hulagu Khan menyerbu Baghdad. Akibatnya, Timur Tengah berada dalam situasi yang
berkecamuk dan terjebak dalam kondisi konflik yang tidak menentu.
Dampak selanjutnya adalah terjadinya eksodus besar-besaran
kaum muslim dari TimurTengah, terutama para keturunan Nabi yang biasa dikenal
dengan‘Allawiyah. Kelompok ini sebagian besar menuju kawasan Nuswantara
(Nusantara) yang memang dikenal memiliki tempat-tempat yang eksotis dan kaya
dengan sumberdaya alam dan kemudian menetap dan beranak pinak di tempat ini.
Dari keturunan pada pendatang inilah sebagian besar penguasa beragam
kerajaanNusantara berasal, tanpa terkecuali Majapahit.
Juga ada kemungkinan ramalan jayabaya yg disimpan oleh
orang2 jawa terdahulu itu ialah sebuah manuskrip hadits dari rosulullah SAW
atau para keturunannya dan para sahabat atau tabiin yg pernah tinggal dibumi
nusantara ini, mereka orang2 jawa pada masa sekarang ini menganggap manuskrip
jayabaya (zaman keemasan) sebagai ramalan dari leluhur mereka dahulu, padahal
itu adalah sebuah hadits yg diterjemahkan dalam bahasa jawa, mungkin para
leluhur jawa yg terkena fitnah akhir zaman yg dimulai sejak dahulu itu ialah
para keturunan kerajaan majapahit yg telah menyimpan hadits itu dari rosulullah
SAW atau para sahabat dan tabiin terdahulu..wallahu’alam
Lihat dalil AL-Qur’an berikut yg menyatakan bahwa “orang
yg diberikan kitab kepada mereka (ahli kitab), mengenal nabi Muhammad SAW
seperti mengenal anak2 mereka sendiri” :
﴾ Al An’am:20 ﴿
Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya, mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada Allah).
Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya, mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada Allah).
Dari ayat diatas yg mengatakan “orang2 yg diberi kitab” disini
mempunyai makna yg luas, yaitu ahli kitab bani Israel zionis (musuh2 Islam) dan
ahli kitab bani Israil terdahulu “bani jawi”, yg kita bahas sebelumnya.
Karena jika dilihat dari kalimat “mereka mengenalnya (muhammad) seperti
mereka mengenal anak-anaknya sendiri” mempunyai 2 makna berbeda yaitu
mereka ahli kitab Israel yg mencari-cari asal-usul dan sejarah nabi muhammad
SAW demi memfitnah akhlak2 beliau SAW dan memanipulasi sejarah2nya. Dan mereka
ahli kitab bani Jawi yg memiliki dan menurunkan kepada anak2nya, cucu2nya,
generasi2nya, Akhlak2 nabi Muhammad SAW yg terkenal sangat pemalu, adab malunya
memang seperti orang2 jawa (lihat link berikut untuk mengetahui dalil2
tentang adab malu rosulullah SAW yg mirip adab tata krama orang jawa,
dari segi adab malu : http://wp.me/p3gX77-cn).
Dan argumen ini menguatkan bahwa nabi Muhammad SAW memang pernah ke negeri ini
berhijrah ke negeri ini untuk menyebarkan Agama Islam ke negara yg berada
di timur ini. Wallahu’alam.
Lihat dan artikan sendiri serat centhini jilid 4 (terusan
jangka jayabaya) berikut :
“Kasambêt katranganipun Ki Atyanta bab Kiyamatkobra miturut
Hadis kanthi pratandha ngalamat warni 40″
Darimanakah hadits tentang kiamat kubro yg didapat oleh
leluhur jawa terdahulu itu? (lihat serat centhini selengkapnya di link berikut
: http://www.adjisaka.com/tjenthi/index.php/isi-jilid-04/02-kaca-07-11)
lihat manuskrip uga siliwangi berikut yg menyatakan
bahwa sejarah kita telah ditukar atau dibuat2 bahkan ada yg dijual ! :
”Daréngékeun! Nu kiwari ngamusuhan urang, jaradi rajana ngan
bakal nepi mangsa: tanah bugel sisi Cibantaeun dijieun kandang kebo dongkol.
Tah di dinya, sanagara bakal jadi sampalan, sampalan kebo barulé, nu diangon ku
jalma jangkung nu tutunjuk di alun-alun. Ti harita, raja-raja dibelenggu. Kebo
bulé nyekel bubuntut, turunan urang narik waluku, ngan narikna henteu karasa,
sabab murah jaman seubeuh hakan.
Ti dinya, waluku ditumpakan kunyuk; laju turunan urang aya nu lilir, tapi lilirna cara nu kara hudang tina ngimpi. Ti nu laleungit, tambah loba nu manggihna. Tapi loba nu pahili, aya kabawa nu lain mudu diala! Turunan urang loba nu hanteu engeuh, yén jaman ganti lalakon ! Ti dinya gehger sanagara. Panto nutup di buburak ku nu ngaranteur pamuka jalan; tapi jalan nu pasingsal!
Nu tutunjuk nyumput jauh; alun-alun jadi suwung, kebo bulé kalalabur; laju sampalan nu diranjah monyét! Turunan urang ngareunah seuri, tapi seuri teu anggeus, sabab kaburu: warung béak ku monyét, sawah béak ku monyét, leuit béak ku monyét, kebon béak ku monyét, sawah béak ku monyét, cawéné rareuneuh ku monyét. Sagala-gala diranjah ku monyét. Turunan urang sieun ku nu niru-niru monyét. Panarat dicekel ku monyet bari diuk dina bubuntut. Walukuna ditarik ku turunan urang keneh. Loba nu paraeh kalaparan. ti dinya, turunan urang ngarep-ngarep pelak jagong, sabari nyanyahoanan maresék caturangga. Hanteu arengeuh, yén jaman geus ganti deui lalakon.”
Ti dinya, waluku ditumpakan kunyuk; laju turunan urang aya nu lilir, tapi lilirna cara nu kara hudang tina ngimpi. Ti nu laleungit, tambah loba nu manggihna. Tapi loba nu pahili, aya kabawa nu lain mudu diala! Turunan urang loba nu hanteu engeuh, yén jaman ganti lalakon ! Ti dinya gehger sanagara. Panto nutup di buburak ku nu ngaranteur pamuka jalan; tapi jalan nu pasingsal!
Nu tutunjuk nyumput jauh; alun-alun jadi suwung, kebo bulé kalalabur; laju sampalan nu diranjah monyét! Turunan urang ngareunah seuri, tapi seuri teu anggeus, sabab kaburu: warung béak ku monyét, sawah béak ku monyét, leuit béak ku monyét, kebon béak ku monyét, sawah béak ku monyét, cawéné rareuneuh ku monyét. Sagala-gala diranjah ku monyét. Turunan urang sieun ku nu niru-niru monyét. Panarat dicekel ku monyet bari diuk dina bubuntut. Walukuna ditarik ku turunan urang keneh. Loba nu paraeh kalaparan. ti dinya, turunan urang ngarep-ngarep pelak jagong, sabari nyanyahoanan maresék caturangga. Hanteu arengeuh, yén jaman geus ganti deui lalakon.”
”Dengarkan! yang saat ini memusuhi kita (yahudi zionis),
akan berkuasa hanya untuk sementara waktu: tanahnya kering (tanah
palestina/israel) padahal di pinggir sungai Cibantaeun dijadikan kandang kerbau
kosong. Nah di situlah, sebuah negara akan pecah, pecah (konflik peperangan)
oleh kerbau bule, yang digembalakan (berkonspirasi dengan) oleh orang yang
tinggi dan memerintah di pusat kota (pemerintah dan presiden munafik). Semenjak
itu, raja-raja dibelenggu (dibelenggu oleh nafsu keduniawian dan simpatik
barat). Kerbau bule memegang kendali, dan keturunan kita hanya jadi orang
suruhan (orang2 zaman sekarang menjadi budak/bekerja dengan orang2 luar/non
muslim). Tapi kendali itu tak terasa sebab semuanya serba dipenuhi dan murah
serta banyak pilihan(orang2 zaman sekarang banyak yg lalai dengan amalan
akhirat dikarenakan banyak nafsu duniawinya).Semenjak itu, pekerjaan dikuasai
monyet (pekerjaan2 kita di pantau dan dikendalikan oleh orang2 yahudi, melalui
teknologi). Suatu saat nanti keturunan kita akan ada yang sadar, tapi sadar
seperti terbangun dari mimpi. Dari yang hilang dulu semakin banyak yang
terbongkar. Tapi banyak yang tertukar sejarahnya, banyak yang dicuri bahkan
dijual! Keturunan kita banyak yang tidak tahu, bahwa jaman sudah berganti!
(zaman sudah berganti dari zaman yg bersistem pemerintahan diktator demokrazi
menjadi zaman menuju zaman keemasan, yg dimana terdapat banyak huru-hara dan
peperangan sebelum zaman keemasan) Pada saat itu geger di seluruh negara. Pintu
dihancurkan oleh mereka para pemimpin (pemimpin2 pemerintah berkhianat kepada
musuh), tapi pemimpin yang salah arah!Yang memerintah bersembunyi, pusat kota
kosong, kerbau bule kabur. Negara pecahan diserbu monyet! (negara Indonesia
diserbu oleh kaum yahudi zionis!) keturunan kita enak tertawa, tapi tertawa
yang terpotong, sebab ternyata, pasar habis oleh penyakit, sawah habis oleh
penyakit, tempat padi habis oleh penyakit, kebun habis oleh penyakit, perempuan
hamil oleh penyakit. semuanya diserbu oleh penyakit. Keturunan kita takut oleh
segala yang berbau penyakit. Semua alat digunakan untuk menyembuhkan penyakit
sebab sudah semakin parah. yang mengerjakannya masih bangsa sendiri. Banyak
yang mati kelaparan. Semenjak itu keturunan kita banyak yang berharap bisa
bercocok tanam sambil sok tahu membuka lahan. Mereka tidak sadar bahwa jaman
sudah berganti cerita lagi.”
Lihat penggalan manuskrip uga siliwangi dibawah ini yg mirip
dengan cerita hikmah dari tabi’in Abu Muslim Al Khaulani, pada suatu
hari memasuki sebuah masjid. Ia melihat sekelompok orang berkumpul yang
kelilhatannya hendak berzikir kepada Allah. Beliau ikut duduk bersama
mereka. Tiba-tiba salah seorang di antara mereka mengatakan,” Anakku
tidak datang, rupanya ia terkena ini dan itu” dan yang lainnya berkata “
Anakku sudah menyiapkan ini dan itu.”
Seusai menatap mereka, tabi’in agung ini berkata,”
Subhanallah tahukah kalian, permisalan antara diriku dan kalian? Yaitu
seperti seseorang yang tertimpa hujan yang sangat lebat. Ketika ia menoleh
dilihatnya dua pintu rumah yang sangat besar, lalu ia berucap, ”Sebaiknya
aku masuk rumah ini hingga hujan reda”. Lalu ia masuk, ternyata rumah itu tidak
beratap. Kemudian aku ikut duduk bersama kalian dan aku berharap
kalian berada dalam zikir dan kebajikan, ternyata kalian adalah ashab
ad-dunya pecinta dunia.”
“…..Nyaéta budak angon. Imahna di birit leuwi, pantona batu
satangtungeun….”
“….Dialah Anak Gembala. Rumahnya di belakang
sungai, pintunya setinggi batu…”
sungai, pintunya setinggi batu…”
didalam cerita hikmah tabiin diatas kita bisa menemukan
persamaan2 dengan penggalan manuskrip uga siliwangi tentang tempat tinggal anak
gembala/putera bani tamim, yaitu dibelakang sungai atau di dekat daerah yg
memiliki air yg banyak (karena bermakna luas), dan kita temukan persamaan
kata pada penggalan uga siliwangipintunya setinggi batu…”dan kata dua
pintu rumah yang sangat besar..” pada cerita hikmah tabiin diatas, kalimat2
tersebut menguatkan bahwa putera bani tamim adalah anak gembala,
dan hal2 ini juga membuktikan bahwa ilmu Allah SWT meliputi segala sesuatu, dan
pastinya tabiin Abu Muslim Al Khaulani ada hubungannya dengan
manuskrip uga siliwangi ini, karena perkataan dan hikmahnya sama dengan uga
siliwangi. [untuk mengetahui bagaimana mencari cara untuk menemukan putera bani
tamim/anak gembala dan AL-Mahdi atau satria piningit buka link berikut : http://wp.me/p3gX77-c0 ]
Lalu apa hubungan yg menguatkan lagi dari hikmah tabiin
diatas dengan tempat tinggal AL-Mahdi dengan anak gembala?
Inilah hubungan yg menguatkannya dari manuskrip jayabaya :
padha kaping 16
“Ana ratu kinuya-kuya, mungsuhe njaba njero, ibarate endhog
ngapit sela, gampang pecahe, nanging rineksa Hyang Suksma, mungsuhe
kaweleh-weleh,”
“ada ratu yang teraniaya (RATU ADIL/SATRIO PININGIT), musuhnya
luar dalam (di luar para zionis mencarinya, didalam keluarganya sering
membencinya, keluarganya selalu membahas tentang keduniawian yg dibenci
AL-Mahdi), ibarat telur terhimpit batu, mudah pecah, tetapi selalu dijaga
keselamatannya oleh Tuhan, sehingga musuhnya menanggung malu sendiri
(menanggung malu sendiri pada saat sudah diutus oleh Allah SWT untuk menjadi
khalifah)”
“ratu mau banget teguhe kinuya-kuya ora rinasa, malah weh
suka raharja, kaesa mbelani negara sigar semangka, ambeg utama tan duwe pamrih,
mung netepi kasatriyane, tambal bandha mau, mung ngengeti kawukane,”
“ratu tadi sangat tabah teraniaya tidak dirasakannya,
sebaliknya memberikan kesejahteraan kepada yang menganiaya, demi membela
negara secara adil seperti membelah semangka, budi pekertinya yang sungguh
mulia tidak memiliki pamrih, hanya memenuhi tanggung jawabnya sebagai kesatria
(kodratulah), bersedia mengeluarkan hartanya karena ingat sejatinya tugas dan
tanggung jawab manusia lahir ke dunia (sangkan paraning dumadi).”
Wallahu’alam..
Lihat lagi manuskrip uga siliwangi berikut :
“Engké, mun geus témbong budak angon! Ti dinya loba nu
ribut, ti dapur laju salembur, ti lembur jadi sanagara! Nu barodo jaradi gélo
marantuan nu garelut, dikokolotan ku budak buncireung! Matakna garelut?
Marebutkeun warisan. Nu hawek hayang loba; nu boga hak marénta bagianana. Ngan
nu aréling caricing. Arinyana mah ngalalajoan. Tapi kabarérang.”
artinya : “Nanti, saat munculnya anak gembala! di situ
akan banyak huru-hara, yang bermula di satu daerah semakin lama semakin besar
meluas di seluruh negara. yang tidak tahu menjadi gila dan ikut-ikutan
menyerobot dan bertengkar. Dipimpin oleh pemuda gendut! Sebabnya
bertengkar? Memperebutkan tanah. Yang sudah punya ingin lebih, yang berhak
meminta bagiannya. Hanya yang sadar pada diam, mereka hanya menonton tapi tetap
terbawa-bawa.”
﴾ Al
Anfaal:29 ﴿
Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan (kemampuan membedakan mana yg haq dan mana yg bathil). Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan (kemampuan membedakan mana yg haq dan mana yg bathil). Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
analisis dari uga siliwangi diatas, berdasarkan pembeda mana
yg Haq dan mana yg bathil : ketika anak gembala atau imam mahdi satrio
piningit muncul, perang dunia ke 3 telah pecah, banyak huru hara di setiap
negara termasuk Indonesia, disaat itu orang2 kafir dan umat muslim yg
berkhianat di pimpin oleh pria Gendut yg memperebutkan tanah, siapa pria gendut
ini? dan tanah negara mana yg dia perebutkan? kalian pasti tahu, dia ialah
DAJJAL LAKNATULLAH yg memperebutkan/mengambil paksa tanah palestina, juga
tanah2 negara2 di seluruh dunia untuk mendirikan “Israel Raya”.
Lihat dan pahami manuskrip uga siliwangi berikut yg mirip
dengan hadits rosulullah SAW tentang keutamaan negeri SYAM :
“Lalakon urang ngan nepi ka poé ieu, najan dia kabéhan ka
ngaing pada satia! Tapi ngaing henteu meunang mawa dia pipilueun, ngilu hirup
jadi balangsak, ngilu rudin bari lapar. Dia mudu marilih, pikeun hirup ka
hareupna, supaya engké jagana, jembar senang sugih mukti, bisa ngadegkeun deui
Pajajaran! Lain Pajajaran nu kiwari, tapi Pajajaran anu anyar, nu ngadegna digeuingkeun
ku obah jaman! Pilih! ngaing moal ngahalang-halang. Sabab pikeun ngaing, hanteu
pantes jadi Raja, anu somah sakabéhna, lapar baé jeung balangsak.”
“Daréngékeun! Nu dék tetep ngilu jeung ngaing, geura misah
ka beulah kidul! Anu hayang balik deui ka dayeuh nu ditinggalkeun, geura misah
ka beulah kalér! Anu dék kumawula ka nu keur jaya, geura misah ka beulah wétan!
Anu moal milu ka saha-saha, geura misah ka beulah kulon!”
“Daréngékeun! Dia nu di beulah wétan, masing nyaraho:
Kajayaan milu jeung dia! Nya turunan dia nu engkéna bakal maréntah ka dulur
jeung ka batur. Tapi masing nyaraho, arinyana bakal kamalinaan. Engkéna bakal
aya babalesna. Jig geura narindak!”
“Dia nu di beulah kulon! Papay ku dia lacak Ki Santang!
Sabab engkéna, turunan dia jadi panggeuing ka dulur jeung ka batur. Ka batur
urut salembur, ka dulur anu nyorang saayunan ka sakabéh nu rancagé di haténa.
Engké jaga, mun tengah peuting, ti gunung Halimun kadéngé sora tutunggulan, tah
éta tandana; saturunan dia disambat ku nu dék kawin di Lebak Cawéné. Ulah sina
talangké, sabab talaga bakal bedah! Jig geura narindak! Tapi ulah ngalieuk ka
tukang!”
“Dia nu marisah ka beulah kalér, daréngékeun! Dayeuh ku dia
moal kasampak. Nu ka sampak ngan ukur tegal baladaheun. Turunan dia, lolobana
bakal jadi somah. Mun aya nu jadi pangkat, tapi moal boga kakawasaan. Arinyana
engké jaga, bakal ka seundeuhan batur. Loba batur ti nu anggang, tapi batur anu
nyusahkeun. Sing waspada!”
Artinya :
(1).“Perjalanan kita hanya sampai disini hari ini, walaupun
kalian semua setia padaku! Tapi aku tidak boleh membawa kalian dalam masalah
ini, membuat kalian susah, ikut merasakan miskin dan lapar. Kalian boleh
memilih untuk hidup kedepan nanti, agar besok lusa, kalian hidup senang kaya
raya dan bisa mendirikan lagi Pajajaran! Bukan Pajajaran saat ini tapi
Pajajaran yang baru yang berdiri oleh perjalanan waktu! Pilih! aku tidak akan
melarang, sebab untukku, tidak pantas jadi raja yang rakyatnya lapar dan
miskin.”
(2).”Dengarkan! Yang ingin tetap ikut denganku, cepat
memisahkan diri ke selatan! Yang ingin kembali lagi ke kota yang
ditinggalkan, cepat memisahkan diri ke utara! Yang ingin berbakti kepada raja
yang sedang berkuasa, cepat memisahkan diri ke timur! Yang tidak ingin
ikut siapa-siapa, cepat memisahkan diri ke barat!”
(3).”Dengarkan! Kalian yang di timur harus tahu: Kekuasaan
akan turut dengan kalian! dan keturunan kalian nanti yang akan memerintah
saudara kalian dan orang lain. Tapi kalian harus ingat, nanti mereka akan
memerintah dengan semena-mena. Akan ada pembalasan untuk semua itu. Silahkan
pergi!”
(4). “Kalian yang di sebelah barat! Carilah oleh kalian
Ki Santang! Sebab nanti, keturunan kalian yang akan mengingatkan saudara kalian
dan orang lain. Ke saudara sedaerah, ke saudara yang datang sependirian dan
semua yang baik hatinya. Suatu saat nanti, apabila tengah malam, dari gunung Halimun
terdengar suara minta tolong, nah itu adalah tandanya. Semua keturunan kalian
dipanggil oleh yang mau menikah di Lebak Cawéné. Jangan sampai berlebihan,
sebab nanti telaga akan banjir! Silahkan pergi! Ingat! Jangan menoleh
kebelakang!”
(5). “Kalian yang di sebelah utara! Dengarkan! Kota
takkan pernah kalian datangi, yang kalian temui hanya padang yang perlu diolah.
Keturunan kalian, kebanyakan akan menjadi rakyat biasa. Adapun yang menjadi
penguasa tetap tidak mempunyai kekuasaan. Suatu hari nanti akan kedatangan
tamu, banyak tamu dari jauh, tapi tamu yang menyusahkan. Waspadalah!”
Bandingkan dengan hadits berikut :
Abdullah bin Hawalah Azdy berkata bahwa Rasulullah SAW
bersabda, “Sesungguhnya kalian akan menjadi pasukan-pasukan perang, satu
pasukan di Syam, satu pasukan di Iraq dan satu pasukan di Yaman.” Aku bertanya,
“Wahai Rasulullah, pilihkan untukku!” Rasulullah menjawab, “Pilihlah Syam, dan
barangsiapa yang enggan maka hendaklah ia bergabung dengan dengan Yaman dan
meminum dari kolam-kolam air Yaman. Sesungguhnya Allah telah menaungi Syam dan
penduduknya.” (HR. Shahih Ibnu Hibban no. 7306)
dari manuskrip uga siliwangi diatas bermaksud untuk
mengartikan hadits keutamaan negeri syam diatas, berikut pembahasannya :
makna dari kata hadits : “Sesungguhnya kalian akan
menjadi pasukan-pasukan perang, adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 1
diatas.
makna dari kata hadits : “satu pasukan di Syam, satu pasukan
di Iraq dan satu pasukan di Yaman.” Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, pilihkan
untukku!”
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 2 diatas.
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 2 diatas.
makna dari kata hadits : “Rasulullah menjawab, “Pilihlah
Syam
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 3 diatas (syam berada di Timur)
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 3 diatas (syam berada di Timur)
makna dari kata hadits : “dan barangsiapa yang enggan maka
hendaklah ia bergabung dengan dengan Yaman dan meminum dari kolam-kolam air
Yaman.”
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 4 diatas (telaga dan banjir bermakna meminum dari kolam2 air yaman)
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 4 diatas (telaga dan banjir bermakna meminum dari kolam2 air yaman)
makna dari kata hadits : Sesungguhnya Allah telah
menaungi Syam dan penduduknya.”
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 5 diatas (“…dan penduduknya” yg bermaksud daerah di utara negeri syam yg akan insya Allah akan ALLAH SWT lindungi melalui malaikat2nya dari perang besar)
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 5 diatas (“…dan penduduknya” yg bermaksud daerah di utara negeri syam yg akan insya Allah akan ALLAH SWT lindungi melalui malaikat2nya dari perang besar)
wallahu’alam…
Lihat dan pahami lagi manuskrip uga siliwangi yg lain
berikut :
”Ti mimiti poé ieu, Pajajaran leungit ti alam hirup. Leungit
dayeuhna, leungit nagarana. Pajajaran moal ninggalkeun tapak, jaba ti ngaran
pikeun nu mapay. Sabab bukti anu kari, bakal réa nu malungkir! Tapi engké jaga
bakal aya nu nyoba-nyoba, supaya anu laleungit kapanggih deui. Nya bisa, ngan
mapayna kudu maké amparan. Tapi anu marapayna loba nu arieu-aing pang pinterna.
Mudu arédan heula.”
“Semenjak hari ini, Pajajaran hilang dari alam
nyata.(syam hilang sejarahnya di waktu yg akan datang, karena akan dimanipulasi).
Hilang kotanya, hilang negaranya. Pajajaran tidak akan meninggalkan
jejak,(syam tidak akan meninggalkan jejak kebenaran sejarah) selain nama
untuk mereka yang berusaha menelusuri.(nama syam dari hadits dan tafsiran
AL-Qur’an, yg banyak dimanipulasi oleh kaum zionis yg berkonspirasi dengan
kerajaan arab saudi) Sebab bukti yang ada akan banyak yang menolak!(bukti
bahwa indonesia adalah syam, saba adalah daerah di negeri syam, madinah adalah
pulau jawa, damaskus adalah ibukota dari negeri syam, dan Ghuthah adalah nama
tempat di ibukota damaskus) tapi suatu saat akan ada yang mencoba, supaya
yang hilang bisa ditemukan kembali. Bisa saja,hanya menelusurinya harus
memakai dasar.(menelusuri dengan dasar dalil dari AL-Qur’an, AL-Hadits dan
pembeda mana yg haq dan mana yg bathil) Tapi yang menelusurinya banyak
yang sok pintar dan sombong. Dan bahkan berlebihan kalau bicara.(mungkin yg
dimaksud disini adalah ahli sejarah indonesia yg sombong karena memanipulasi
sejarah agar bisa dijual melalui film2/drama2 lihat film damarwulan, apakah
terlihat berlebihan? yg tentu saja jika sejarah yg asli yg sbenarnya berbau
peradaban islam paling besar pihak barat atau asing akan langsung menganggap
indonesia adalah negeri teroris)”
wallahu’alam..
lihatlah potongan dari manuskrip jayabaya berikut yg mirip
sekali dengan hadits, berbau agama islam, lihat juga manuskrip jayabaya yg
lainnya, cocokanlah dengan hadist akhir zaman atau imam mahdi :
Serat musarar joyoboyo :
dalam bait ke 27 berbunyi : “Dene besuk nuli ana, tekane kang tunjung putih, semune pudhak kasungsang, bumi mekah dennya lair, iku kang angratoni, jagad kabeh ingkang mengku, juluk ratu amisan, sirep musibating bumi, wong nakoda milu manjing ing samuwan.“
dalam bait ke 27 berbunyi : “Dene besuk nuli ana, tekane kang tunjung putih, semune pudhak kasungsang, bumi mekah dennya lair, iku kang angratoni, jagad kabeh ingkang mengku, juluk ratu amisan, sirep musibating bumi, wong nakoda milu manjing ing samuwan.“
artinya : “Kemudian kelak akan datang tungjung putih
semune pudak kasungsang, lahir di bumi mekah, menjadi raja dunia, bergelar ratu
amisan, redalah kesengsaraan (kezhaliman) di bumi, nakhoda ikut persidangan.”
perlambang tunjung putih semune pudak kasungsang memiliki
makna seorang yg masih tersembunyi berhati suci dan bersih (sama seperti
AL-mahdi yg masih bersembunyi). Inilah seorang pemimpin yg dikenal banyak orang
dengan nama “satrio piningit”. Lahir di bumi mekah merupakan makna bahwa
pemimpin tersebut adalah seorang muslim sejati yg memiliki ilmu tingkat ketauhidan
yg sangat tinggi, satrio piningit ialah Imam Mahdi (AL-Mahdi).
makna2 sebenarnya yg termaksud di manuskrip2 jayabaya dan
uga siliwangi (manuskrip akhir zaman dan perang dunia ke 3) :
*keturunan dewa/ dewa : keturunan nabi, dewa = nabi, orang
beriman yg mempunyai ilmu tauhid yg tinggi.
*batara kresna : rosulullah saw
*baladewa : nabi2 terdahulu
*trisula wedha : kitabullah (AL-Qur’an)
*batara surya/budak angon : putera bani tamim/imam mahdi/satrio
piningit
*monyet : kaum yahudi/bani israil
*kerbau bule : orang barat
*Pajajaran/SUNDA : SYAM
makna2 perkataan yg lainnya jangan kita pahami dahulu,
karena bisa saja kata2 yg kita tidak mengetahui maksudnya itu adalah kata2 yg
diubah2 oleh leluhur jawa terdahulu yg terkena hasutan fitnah akhir zaman
tetapi ada juga kemungkinan bahwa manuskrip2 jawa dan sunda itu sengaja dibuat
seperti kata2 pepatah agar kita mencari tahu artinya atau mentadabburi seperti
AL-Qur’an, Wallahu’alam……
berikut ARTIKEL KUAT YANG MEMBUTIKAN BAHWA INDONESIA ADALAH
NEGERI SYAM NEGERI AKHIR ZAMAN, YG DI DALAMNYA IMAM MAHDI MUNCUL DI NEGERI INI,
BAHKAN LELUHUR2 JAWA TERDAHULU TELAH MENUTUPI DAN MEMANIPULASI KEBERADAAN IMAM
MAHDI DENGAN MENGKLAIM BAHWA MANUSKRIP2 ITU ADALAH SEBUAH TEMBANG ATAU LAGU,
BERIKUT LINK NYA : http://wp.me/p3gX77-9l
Bandingkan dengan hadits yg diriwayatkan oleh imam ali bin
abi thalib RA berikut yg mirip dengan manuskrip2 jayabaya yg ada sekarang
ini (download manuskrip Jangka Jayabaya berikut ramalan_jayabaya
) : , berikut hadits imam ali RA :
“Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat
menggilas keimanan.
Keyakinan hanya tinggal pemikiran, yang tak berbekas dalam perbuatan.
Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis.
Ada ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi.
Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat dan ada yang banyak menangis karena kufur nikmat.
Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat dan ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut.
Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan, dan ada pezina yang tampil menjadi figur.
Ada orang punya ilmu tapi tak paham, ada yang paham tapi tak menjalankan.
Ada yang pintar tapi membodohi, ada yang bodoh tapi tak tau diri. Ada orang beragama tapi tak berakhlak dan ada yang berakhlak tapi tak bertuhan.
Lalu di antara semua itu di mana aku berada?”
(Imam Ali Bin Abi Thalib)
Keyakinan hanya tinggal pemikiran, yang tak berbekas dalam perbuatan.
Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis.
Ada ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi.
Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat dan ada yang banyak menangis karena kufur nikmat.
Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat dan ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut.
Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan, dan ada pezina yang tampil menjadi figur.
Ada orang punya ilmu tapi tak paham, ada yang paham tapi tak menjalankan.
Ada yang pintar tapi membodohi, ada yang bodoh tapi tak tau diri. Ada orang beragama tapi tak berakhlak dan ada yang berakhlak tapi tak bertuhan.
Lalu di antara semua itu di mana aku berada?”
(Imam Ali Bin Abi Thalib)
dan bandingkan manuskrip jangka jayabaya berikut dengan
hadits tentang Imam Mahdi yg akan mewarisi ilmu kenabian seperti nabi sulaiman
as :
bait terakhir 162 :
“akeh wong dicakot lemut mati
akeh wong dicakot semut sirna
akeh swara aneh tanpa rupa
bala prewangan makhluk halus padha baris, pada rebut benere garis
tan kasat mata, tan arupa
sing madhegani putrane Bethara Indra
agegaman trisula wedha
momongane padha dadi nayaka perang
perange tanpa bala
sakti mandraguna tanpa aji-aji.”
“akeh wong dicakot lemut mati
akeh wong dicakot semut sirna
akeh swara aneh tanpa rupa
bala prewangan makhluk halus padha baris, pada rebut benere garis
tan kasat mata, tan arupa
sing madhegani putrane Bethara Indra
agegaman trisula wedha
momongane padha dadi nayaka perang
perange tanpa bala
sakti mandraguna tanpa aji-aji.”
artinya : “banyak orang digigit nyamuk,
mati banyak orang digigit semut, mati
banyak suara aneh tanpa rupa
pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar
tak kelihatan, tak berbentuk
yang memimpin adalah putra Batara Indra,
bersenjatakan trisula wedha
para asuhannya menjadi perwira perang
jika berperang tanpa pasukan
sakti mandraguna tanpa azimat.”
mati banyak orang digigit semut, mati
banyak suara aneh tanpa rupa
pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar
tak kelihatan, tak berbentuk
yang memimpin adalah putra Batara Indra,
bersenjatakan trisula wedha
para asuhannya menjadi perwira perang
jika berperang tanpa pasukan
sakti mandraguna tanpa azimat.”
“Al Mahdi adalah seseorang yang berbicara dengan bahasa
binatang dan hewan lainnya. Oleh karena itu, keadilannya akan terlihat dengan
sendirinya atas seluruh manusia dan jin.” (Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad
ibn ‘Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat’is-saat, hal. 188)
“Al Mahdi (orang yang paling benar diberi petunjuk) akan
mengatur dunia ini seperti Nabi Dzulqarnain dan Nabi Sulaiman.” (Ibn
Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal.
29)
Berarti dari sini kita harus beralih kembali ke syariat
islam dan membaca hadist nabi muhammad SAW tentang imam mahdi..(lihat artikel
imam mahdi di : http://wp.me/p3gX77-3o)
Rasulullah SAW pernah bersabda tentang AL-Mahdi : “Sungguh
bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila
kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka ALLAH SWT akan mengutus
seorang laki2 yg berasal dari umatku, namanya seperti namaku dan nama bapaknya
seperti nama bapakku, maka ia akan memenuhi bumi dgn keadilan dan kemakmuran,
sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan
kesemena-menaan. Diwaktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan
airnya, dan bumi pun tak akan menahan sedikitpun dari tanamannya, maka ia akan
hidup bersama kamu selama 7 thn, atau 8 thn atau 9 thn.” (Hadist riwayat
Thabrani)
sudah tidak bisa disangkal lagi, satrio piningit ialah Imam
Mahdi (AL-Mahdi)…wallahu’alam.
Dan tanda bergantinya zaman dari zaman pemerintahan diktator
(liberal/demokrasi) atau zaman kala bendu ke zaman keemasan atau kala suba ada
di manuskrip ini : Dalam Manuskrip “Salam wa Harb fi Akhir Jaman Ar Rabb
(Perpustakaan kitab Khannah di Istanbul, Turki ditulis oleh Al Harits bin
Sallam bin Mu’adz bin Madzhan al Madani) Atsar dari Abu Hurairah ra.
Ini adalah cuplikan perkataan nabi di manuskrip yang ditulis
ulang oleh peneliti berjudul : “Salam wa Harb fi Akhir Jaman ar Rabb“.
“Dari Ibnu Abbas dan Ali ra. Bahwa Abu Hurairah menjelang
maut, ia berkata kepada orang-orang disekelilingnya, “Aku mempunyai informasi
tentang peperangan-peperangan yang terjadi di Akhir jaman”, maka orang-orang
berkata, “Beritahukan kepada kami, tidak mengapa, semoga Allah memberimu pahala
yang lebih baik”,
“….dan
peperangan di sebuah negeri yang lebih kecil dari pada tulang ekor, yang
menghimpun semua penduduk dunia, seakan akan ia adalah negara paling kaya
yang sedang berpesta pora. pemimpin di negeri itu menyerahkan panjinya
kepada seorang ‘pemimpin kejahatan’ yang datang dari pantai (nun) jauh dibarat
sebagai awal proses berakhirnya jaman. maka, pemimpin kejahatan itu
mengumpulkan semua suaranya dari seluruh dunia, mengembalikan singgasana sang
raja, menghancurkan irak dalam pembantaian pembantaian yang merupakan permulaan
berakhirnya jaman. amir (pemimpin) negara tulang ekor yang kecil itu akan
memerangi al mahdi dan sudah tiba kehancuran negeri itu sekali lagi, karena
amirnya adalah biang kerusakan… al mahdi membunuhnya, dengan terbunuhnya sang
amir, maka tulang ekor kembali kepada tubuh…
Banyak
yg menafsirkan bahwa negeri tulang ekor ini adalah Kuwait, dan kuwait meminta
bantuan kepada amerika karena negaranya diserang irak, padahal negeri
tulang ekor disini bukanlah kuwait, Yang dimaksud negeri tulang ekor pada
manuskrip diatas adalah kota jakarta,kita harus membandingkan kebenaran
tafsiran ini dari kejadian2 yg tertulis didalam manuskrip ini dan
menghubungkannya dengan kejadian2 yg berkaitan dengan manuskrip ini diantara
kuwait dan kota jakarta mana yg paling mendekati kebenaran kejadian2nya, karena
kota jakarta sangat sesuai dengan perkataan dalam manuskrip kuno itu, dari
bentuk wilayahnya berdasarkan kata2 ini “..negeri yang lebih kecil dari pada
tulang ekor..” kita bisa melihat bahwa peta pulau2 yg seperti “tulang
ekor” adalah pulau sumatera dan jawa (karena pulau2 ini dahulunya satu)
dan bisa dipastkan bahwa “yang lebih kecil dari tulang ekor” adalah
jakarta, karena bentuk peta jakarta mirip tulang pinggul/tulang selangkangan
(lebih kecil dari tulang ekor), lalu dari perkataan “seakan akan ia adalah
negara paling kaya yang sedang berpesta pora. pemimpin di negeri itu
menyerahkan panjinya kepada seorang ‘pemimpin kejahatan’ yang datang dari
pantai (nun) jauh dibarat sebagai awal proses berakhirnya jaman.” perkataan ini
sangat mirip dengan peristiwa pengangkatan Jokowi dan ahok sebagai
Gurbernur dan wakil Gurbernur DKI Jakarta, perkataan “..‘pemimpin kejahatan’
yang datang dari pantai (nun) jauh dibarat..” maksudnya adalah jokowi yg telah
dipilih oleh para zionis dibarat melalui “rotary club”yg dibentuk oleh
para zionis dibarat, kita bisa mengetahui club zionis ini jika kita menelusuri
di dunia maya banyak yg membahas club ini , yg kemudian setelah pengangkatan
itu tahun pun berganti, dan jokowi dan wakilnya menggelar pesta besar2an di
malam tahun baru dan ini sebagai awal proses berakhirnya zaman, jokowi seakan-akan
tidak tahu bahwa diluar sana saudara2 muslimnya sedang dibantai dan dizhalimi
malah mengadakan pesta besar2an, dan ini telah jelas tandanya setelah pesta itu
berakhir tidak lama kemudian banjir pun melumpuhkan kota jakarta, dan tanda yg
paling jelas bagi teguran dari Allah SWT adalah ditempat pelaksanaan
acara pesta malam tahun baru itu di pusat kota (bundaran HI dan sekitarnya
termasuk istana presiden) pun di lumpuhkan oleh banjir, inilah awalnya, inilah
tandanya dan berdasarkan tanda2 alam yg sudah terbukti setelah jokowi menjabat
selama 2013 kemarin, banyak kejadian2 yg sesuai dengan hadits akhir zaman (buka
link ini : http://wp.me/p3gX77-5T) Apa
yg akan terjadi pada negeri Indonesia ini jika jokowi yg akan menjadi pemimpin
Indonesia? apakah dia akan menjadi sufyani yg dinubuwahkan oleh rosulullah SAW
dan juga sudah direncanakan kepemimpinannya oleh zionis?..wallahu’alam.
Dan negeri tulang ekor itu kelak akan hancur lagi seperti
pada zaman nabi terdahulu, karena ada perkataan seperti ini “amir (pemimpin)
negara tulang ekor yang kecil itu akan memerangi al mahdi dan sudah tiba
kehancuran negeri itu sekali lagi, karena amirnya adalah biang kerusakan… al
mahdi membunuhnya, dengan terbunuhnya sang amir, maka tulang ekor kembali
kepada tubuh…” amir/pemimpin kota jakarta akan memusuhi/memerangi AL-Mahdi, dan
dianggap TERORRIS, karena amir (pemimpin) kota jakarta tidak berpegang kepada
hukum Allah SWT, Sehingga amir itu selalu berbuat kerusakan kepada warganya,
dengan kerusakan moral dengan banyak mengadakan pesta pora dan acara2 bid’ah,
kemudian kelak AL-Mahdi akan membalas apa yang dikerjakan amir kota itu selama
ini..wallahu’alam.
Inilah beberapa bukti dari fakta dan data yang mengungkapkan
bahwa sesungguhnya Majapahit adalah Kesultanan Islam yang berkuasa di sebagian
besar kawasan yang kini dikenal sebagai Asia Tenggara ini. Sekali lagi terbukti
bahwa sejarah itu adalah versi, tergantung untuk apa sejarah itu dibuat dan
tentunya terkandung di dalamnya beragam kepentingan. Kecuali sejarah
indonesia yang ada didalam AL-Qur’an.
ALLAH SWT murka atas kedurhakaan bangsa saba
(Indonesia) dan kaum nabi nuh As, mereka mendustakan ayat-ayat ALLAH SWT
dan menganggapnya sihir yg diada-adakan dan karena kedengkian mereka, sehingga
ALLAH SWT pun tidak meridhoi peradaban islam di Indonesia dikarenakan
orang-orang Indonesia terdahulu tidak bersyukur akan kebesaran ALLAH SWT dan
mensyukuri nikmatNYA, banjir besar pun datang sebagai pertanda murka ALLAH SWT
:
(Saba':16 )
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.
“Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri
yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami
tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di
kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman” (QS AS-Saba
ayat 18). Pulau-pulau di Indonesia pun terpisah-pisah, yg tadinya bersatu.
semua ini adalah bagian dari Rukun Iman, dan yg terkhusus Rukun
Iman ke-3 yaitu AL-Qur’an, percayalah Rukun Iman, kita sebagai umat
muslim yg beriman kepada yg ghaib (ALLAH SWT & para Malaikat) harus
mempertanyakan, kenapa dahulu di negeri ini banyak sekali terjadi bencana alam
yg dahsyat? untuk apa bencana alam yg dahsyat itu seperti meletusnya gunung
krakatau purba, gunung toba, gunung sunda, dan gunung2 lain, juga tsunami super
dahsyat yg bisa memisahkan pulau2 di Indonesia yg tadinya satu pulau yg
sangat besar dan luas, juga kita harus mempertanyakan benarkah negeri ini ialah
negeri syam atau atlantis? Kita harus melihat contoh tanda kebesaran Allah SWT
sebagai tanda kiamat untuk memperingatkan hamba-hambaNya pada Gunung Kelud yg
telah meletus pada 13 februari 2014 kemarin, karena Gunung tersebut meletus
berdasarkan ayat-ayat Allah :
*WAKTU GUNUNG KELUD MELETUS BERDASARKAN AYAT AL-QUR’AN.
Ingatlah bahwa Allah SWT menyukai hal2 yg witir (Ganjil)…….
Rasullullah SAW bersabda:
إنّ الله وتر يحبّ الوتر
“Sesungguhnya Allah SWT itu witir dan Dia mencintai yang
witir (ganjil)’,” (HR Bukhari dan Muslim).
“Sesungguhnya Allah itu witir (esa/ganjil) dan suka pada
yang ganjil’,” (HR Abu Daud dan Turmudzi).
Kelud meletus tanggal 13 bulan 2 (ada di suroh ar
Ra’du, suroh ke 13 ayat 2) :
﴾ Ar Ra’du:2 ﴿
Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu.
Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu.
Kelud meletus pada jam 22:49, 22:50 (ada di suroh
AL-Hajj, suroh ke 22 ayat 49, 22 ayat 50) seakan-akan AL-Qur’an berbicara
kepada kita :
﴾ Al Hajj:49 ﴿
Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang nyata kepada kamu”.
Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang nyata kepada kamu”.
﴾ Al Hajj:50 ﴿
Maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia.
Maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia.
Kelud mulai meletus tahun ini, tahun 2014 (ada di
suroh thaahaa, suroh ke 20 ayat 14) :
﴾ Thaahaa:14 ﴿
Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.
Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.
Jika ada yang mengatakan apakah kita muslim harus percaya
kepada penanngalan masehi? Janganlah kita melihat dari penanggalannya,
tetapi lihatlah tanda2 kekuasaanNya yg meliputi segala sesuatu itu. Allah
SWT itu “sangat dekat” begitu juga dengan tanda2Nya untuk akhir zaman, bukankah
kalender masehi itu yg sering kita gunakan sehari-hari ? dan dengan kalender
itu pun umat islam dapat mengetahui kapan jatuhnya hari2 raya islam.maka sudah
jelaslah firman Allah yg terdapat di dalam AL-Qur’an : “Dan pasti akan
Kami beritakan kepada mereka dengan ilmu (Kami) dan Kami tidak jauh (dari
mereka).” (QS.AL-A’Raf:7).
Inti dari peringatan bencana Gunung Kelud adalah ini :
“Jika Kami berkehendak menghancurkan suatu negeri yang
penduduknya zhalim, maka Kami jadikan orang-orang yang suka berbuat sesat di
negeri itu sebagai pemimpin, lalu pemimpin itu berbuat durhaka di negerinya.
Akibat perbuatan durhaka pemimpin mereka, turunlah adzab kepada mereka dan Kami
hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (Qs. Al-Israa, 17:16)
“Dari Ibnu Abbas ujarnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda: “Lima hal yang menyebabkan terjadinya kehancuran: 1). Kaum yang
suka merusak perjanjian, maka mereka pasti dikuasai oleh musuhnya 2). Kaum yang
tidak melaksanakan hukum-hukum Allah, niscaya mereka akan mengalami kemelaratan
3). Kaum yang membiarkan pelacuran merajalela, niscaya bencana kematian
mengancam mereka 4). Kaum yang mencurangi takaran dan timbangan, niscaya mereka
akan mengalami paceklik dan berbagai macam penyakit. 5). Kaum yang tidak mau
menunaikan zakat, niscaya mereka susah mendapatkan hujan.” (HR. Thabrani)
“Dan tidaklah mereka (orang-
orang munafik) memperhatikan
bahwa mereka diuji sekali atau
dua kali setiap tahun, dan mereka
tidak (juga) bertaubat dan tidak
(pula) mengambil pelajaran.”
(Qs. At Taubah : 126)
orang munafik) memperhatikan
bahwa mereka diuji sekali atau
dua kali setiap tahun, dan mereka
tidak (juga) bertaubat dan tidak
(pula) mengambil pelajaran.”
(Qs. At Taubah : 126)
﴾ Al A’raf:179 ﴿
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
Kita telah mengenal negeri kita ini yg dimana terdapat
mayoritas umat muslim terbesar di dunia, sementara itu negeri kita sangat subur
tanahnya dikarenakan negeri kita berdiri di garis khatulistiwa, kaya akan flora
dan fauna, juga memiliki hasil tambang terbaik di dunia. lihat hadits2 tentang
kutamaan negeri syam berikut :
1. Abdullah bin Amr bin Ash berkata bahwa Rasulullah SAW
bersabda, “Kebaikan itu ada sepuluh persepuluh (10/10). Sembilan
persepuluhnya (9/10) berada di Syam, sepersepuluhnya (1/10) untuk selain Syam.
Kejahatan itu sepuluh persepuluh. Sepersepuluhnya berada di Syam dan sembilan
persepuluhnya di seluruh negeri. Apabila penduduk Syam telah rusak maka tidak
ada kebaikan lagi padamu.” (HR. Ibnu ‘Asaakir, 1/154)
طُوبَى لِلشَّامِ. فَقُلْنَا : لأَيٍّ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟
قَالَ : لأَنَّ مَلَائِكَةَ الرَّحْمَنِ بَاسِطَةٌ أَجْنِحَتَهَا عَلَيْهَا
2. “Kebaikan pada negeri Syam.’ Kami bertanya, ‘Mengapa
wahai Rasulullah?’ Beliau bersabda: ‘Karena Malaikat rahmah (pembawa
kebaikan) mengembangkan sayap di atasnya.”
(HR. Tirmizi, no.
3954, beliau berkomentar, haditsnya hasan Gharib. Imam Ahmad dalam Al-Musnad,
35/483. Cetakan Muassasah Ar-Risalah, dishahehkan oleh para
peneliti. Dishahihkan pula oleh Syekh Al-Albany dalam kitab ‘As-Silsilah As-Shahihah
no. 503)
3. Zaid bin Tsabit berkata bahwa suatu hari Rasulullah
bersabda ketika para sahabat berada bersama beliau,“Beruntunglah negeri Syam,
sesungguhnya malaikat Rahman membentangkan sayapnya di negeri tersebut”. (HR.
Ibnu Hibban no. 7304)
4. Abdullah bin Hawalah Azdy berkata bahwa Rasulullah SAW
bersabda, “Sesungguhnya kalian akan menjadi pasukan-pasukan perang, satu
pasukan di Syam, satu pasukan di Iraq dan satu pasukan di Yaman.” Aku bertanya,
“Wahai Rasulullah, pilihkan untukku!” Rasulullah menjawab, “Pilihlah Syam, dan
barangsiapa yang enggan maka hendaklah ia bergabung dengan dengan Yaman dan
meminum dari kolam-kolam air Yaman. Sesungguhnya Allah telah menaungi Syam dan
penduduknya.” (HR. Shahih Ibnu Hibban no. 7306)
5. Imam Izz bin Abdussalam berkata, “10.000 mata yang
melihat Nabi Muhammad SAW masuk negeri Syam tatkala mereka (para sahabat)
mengetahui keutaman negeri Syam dibandingkan negeri yang lain.”
6. Abu Darda berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Ketika
aku tidur tiba-tiba aku melihat tiang kitab diambil dari bawah kepalaku. Aku
melihatnya dibawa pergi dan aku pun mengikutinya dengan dua pandanganku.
Kemudian tiang itu ditegakkan di Syam. Ketahuilah bahwa sesungguhnya iman
berada di syam ketika terjadi Fitnah.” (HR. Ahmad no. 21781)
7. Qurroh bin Iyas berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Apabila penduduk Syam telah rusak maka tidak ada kebaikan pada kalian. Akan
senantiasa ada sekelompok umatku yang selalu beruntung tanpa terganggu dari
orang-orang yang menipu mereka hingga hari kiamat (hari pembalasan).” (HR.
Tirmizi no. 2351)
8. Ka’ab Ahbar, salah seorang sahabat ahli kristologi
berkata, “Di baris pertama dalam Taurat terukir Muhammad bin Abdullah
hamba-Ku pilihan, penuh sopan santun, tidak kasar, tidak berteriak-teriak di
pasar dan tidak membalas keburukan dengan keburukan tetapi pemaaf dan
pengampun, kelahiran Makkah, hijrahnya ke Thaibah dan kerajaannya di Syam.”
“Ummatnya hammadun (suka memuji), yaitu memuji Allah SWT
dalam keadaan senang dan susah, mengumandangkan tahmid di setiap turunan
jalan, mengumandangkan takbir di setiap tanjakan jalan, selalu memperhatikan
peredaran matahari, sholat di waktu yang telah ditentukan walaupun mereka di
puncak pembuangan sampah, memakai sarung sampai di pertengahan betis, selalu membasuh
anggota wudhu dan suara-suara mereka di malam hari bagaikan suara lebah
menggema.” (HR. Darimi no. 7)
9. Imam Izz bin Abdussalam berkata, “Apa yang
disebutkan Ka’ab sesuai dengan kenyataan yang ada, sesungguhnya kekuatan di
kerajaan Islam, sebagian besar pasukannya yang berani di negeri Syam.”(Lihat:
Targhib Ahlil- Islam Fi Sukna Biladisy-Syam hal. 5)
10. Abu Dzar bekata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Syam
bumi kebangkitan.” (HR. Bazzar no. 3965 & Ahmad no. 27629)
11. Damaskus ibu kota Syam
Abu Umamah berkata, Rasulullah SAW membaca ayat, “Dan kami tempatkan mereka di dataran tinggi yang mendatar dan yang menyimpan air” (QS. Al-Mu’minun: 50). Beliau bertanya, “Apakah kalian mengetahui dimana tempat itu?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Beliau melanjutkan, “Tempat itu di negeri Syam, bumi yang dinamakan Ghuthah, di sebuah kota yang disebut Damaskus. Ia adalah kota yang terbaik di negeri Syam.” (HR. Tamam Rozi no. 915)
Abu Umamah berkata, Rasulullah SAW membaca ayat, “Dan kami tempatkan mereka di dataran tinggi yang mendatar dan yang menyimpan air” (QS. Al-Mu’minun: 50). Beliau bertanya, “Apakah kalian mengetahui dimana tempat itu?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Beliau melanjutkan, “Tempat itu di negeri Syam, bumi yang dinamakan Ghuthah, di sebuah kota yang disebut Damaskus. Ia adalah kota yang terbaik di negeri Syam.” (HR. Tamam Rozi no. 915)
12. Salah seorang sahabat Rasulullah berkata bahwa
Rasulullah SAW bersabda, “Syam akan terbuka untuk kamu. Jika kamu diberi
pilihan tempat tinggal, maka pilihlah tempat tinggal di kota yang bernama
Damaskus. Ia adalah benteng Muslimin dari pertempuran dan kekuatan mereka
bersumber dari sana di tempat yang bernama Ghuthah.” (HR. Ahmad no. 17470)
13. Abu Darda berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesunguhnya
kekuatan Muslimin pada waktu itu di Ghuthah, di samping kota yang bernama
Damaskus yang paling terbaik di negeri Syam.” (HR. Abu Daud no. 4300)
14. Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW
bersabda, “Jika terjadi pertempuran besar maka Allah mengutus utusannya
dari berbagai lapisan masyarakat, mereka memiliki kuda terbaik dan senjata
perang terhebat, dan Allah mengkokohkan agama ini dengan mereka.” (HR.
Ibnu Majahno. 4080)
15. Nawwas bin Sam’an berkata bahwa Rasulullah SAW
bersabda, “Isa bin Maryam akan turun di menara putih timur Damaskus.” (HR.
Muslim no. 7560)
16. “Sebagian umatku ada yang selalu melaksanakan
perintah Allah, tak terpengaruh orang yang menggembosi dan tidak pula orang
yang berseberangan hingga datang keputusan Allah, dan mereka senantiasa dalam
keadaan demikian. Mu’adz berkata: dan mereka ada di Syam.“ (HR.Bukhari)
17. “Salamah bin Nufail berkata: aku datang menemui
Nabi saw dan berkata: aku bosan merawat kuda perang, aku meletakkan senjataku
dan perang telah ditinggalkan para pengusungnya, tak ada lagi perang. Nabi saw
menjawab: Sekarang telah tiba saat berperang, akan selalu ada satu kelompok di
tengah umatku yang unggul melawan musuh-musuhnya, Allah sesatkan hati-hati
banyak kalangan untuk kemudian kelompok tersebut memerangi mereka, dan Allah
akan memberi rizki dari mereka (berupa ghanimah) hingga datang keputusan Allah
(Kiamat) dan mereka akan selalu demikian adanya. Ketahuilah, pusat negeri Islam
adalah Syam. Kuda perang terpasang tali kekang di kepalanya (siap perang), dan
itu membawa kebaikan hingga datangnya Kiamat.” (HR. Imam Ahmad)
18. “Al-Masih Dajjal akan datang dari arah timur, ia
menuju Madinah, hingga berada di balik Uhud, ia disambut oleh malaikat, maka
malaikat membelokkan arahnya ke Syam, di sana ia dibinasakan, di sana
dibinasakan.” (HR. Imam Ahmad)
19. “Kalian akan dikumpulkan di sana – tangannya
menunjuk ke Syam – jalan kaki atau naik kendaraan maupun berjalan terbalik
(kepala di bawah) … “(HR. Imam Ahmad)
banyak kebaikan di negeri kita ini tanpa kita sadari, dan
admin mengerti maksud hadits no 1 dan 2 diatas yg mengatakan ‘Karena
Malaikat rahmah (pembawa kebaikan) mengembangkan sayap di atasnya.”maksudnya
adalah “Garis khatulistiwa” yg dapat menyuburkan tanahnya, yg menumbuhkan
tanaman2nya dengan musim2 tertentu seperti musim hujan dan kemarau yg dibawa
oleh malaikat rahmah, dari hadits2 diatas ternyata perang akhir zaman akan
dimulai dari negeri SYAM ini dari negeri kita ini, di negeri mayoritas muslim
terbesar di dunia yg berada di paling timur jauh dari pusat bumi (ka’bah), dari
hadits no 5 diatas ternyata para sahabat rasulullah SAW pernah ke negeri ini
setelah mereka mendengar keutamaan negeri SYAM yg istimewa dibandingkan negeri2
lain, di hadits no 6 diatas makna “tiang kitab” disini bermaksud “ARSY
borobudur” yg dipindahkan oleh ahli kitab yg sejajar dengan hajar aswad dan
rukun Syam (seperti yg dijelaskan tentang borobudur versi AL-Qur’an diatas dan
di buku flying book K.H Fahmi basya), itu juga bermaksud dimana letak negeri
Syam, pahami secara mendalam hadits2 berikut yg berhubungan dengan ARSY
borobudur, tiang kitab, negeri SYAM dan madinah berikut :
Sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam,
أَلَا أُخْبِرُكَ بِرَأْسِ الْأَمْرِ كُلِّهِ وَعَمُودِهِ وَذِرْوَةِ
سَنَامِهِ قُلْتُ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ رَأْسُ الْأَمْرِ الْإِسْلَامُ
وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ.
“Sukakah engkau kabarkan yang menjadi ketua (kepala)
segala urusan (pekerjaan), tiang-tiangnya (penguat-penguatnya) dan puncak
ketinggiannya?” Aku (Mu’adz bin Jabbal) berkata: “Baiklah ya Rosulullah.”
Sabdanya: “Kepala segala urusan ialah Islam, tiang-tiang penguatnya ialah
sholat dan puncak ketinggiannya ialah al-Jihad.” (HR. Tirmidzi,
hadits hasan shahih)
apakah hadits diatas yg berhubungan dengan tiang kitab ini
ternyata adalah tentang sholat? lalu apa hubungannya tiang kitab (arsy
borobudur AL-Qur’an) dengan sholat? dari sini kita harus melihat dan
memahami hadits berikut :
حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوْخَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيْزِ
بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ دِيْنَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ ح
وَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيْدٍ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ:
بَيْنَمَا النَّاسُ فِي صَلاَةِ الصُّبْحِ بِقُبَاءٍ إِذْ جَاءَهُمْ
آتٍ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أُنْزِلَ
عَلَيْهِ اللَّيْلَةَ وَقَدْ أُمِرَ أَنْ يَسْتَقْبِلَ الْكَعْبَةَ
فَاسْتَقْبَلُوْهَا وَكَانَتْ وُجُوْهُهُمْ إِلَى الشَّامِ فَاسْتَدَارُوْا إِلَى
الْكَعْبَةِ
13 – (526)
Telah menceritakan kepada kami Syaiban bin Farrukh telah
menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muslim telah menceritakan
kepada kami Abdullah bin Dinar dari Ibnu Umar –Lewat jalur
periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’iddan
lafazh tersebut miliknya, dari Malik bin Anas dari Abdullah bin
Dinar dari Ibnu Umar Radhiyallahu’anhu dia berkata:
“Ketika orang-orang dalam shalat Shubuh di Quba’, tiba-tiba seseorang mendatangi mereka seraya berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam telah diturunkan wahyu atas beliau pada suatu malam, dan beliau telah diperintahkan untuk berkiblat menghadap Ka’bah, maka kalian menghadap kiblatlah, dan sebelumnya mereka menghadap ke Syam, maka mereka memutar menghadap Ka’bah“
“Ketika orang-orang dalam shalat Shubuh di Quba’, tiba-tiba seseorang mendatangi mereka seraya berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam telah diturunkan wahyu atas beliau pada suatu malam, dan beliau telah diperintahkan untuk berkiblat menghadap Ka’bah, maka kalian menghadap kiblatlah, dan sebelumnya mereka menghadap ke Syam, maka mereka memutar menghadap Ka’bah“
(Shahih Muslim
526-13)
dari hadits diatas kita telah mengetahui bahwa hubungan
tiang kitab (arsy borobudur AL-Qur’an yg berada di negeri syam ini)
dengan sholat, adalah ternyata dahulu negeri Syam ini mempunyai tiang
sholat atau kiblat, apakah yg dimaksud dengan hal ini adalah kiblat baitul
maqdis? dari sini kita harus melihat dan mentadaburi suroh berikut :
﴾ Al
Baqarah:142 ﴿
Orang-orang yang kurang akalnya diantara manusia akan berkata: “Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?” Katakanlah: “Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus”.
Orang-orang yang kurang akalnya diantara manusia akan berkata: “Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?” Katakanlah: “Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus”.
﴾ Al
Baqarah:143 ﴿
Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
pahamilah suroh AL-Baqarah ayat 142 diatas yg mengatakan
bahwa “Kepunyaan Allah-lah timur dan barat…”, karena baitul maqdis itu ada
di timur dan borobudur pun juga terdapat di negeri yg mayoritas muslim terbesar
didunia yg berada di paling timur, baitul maqdis atau juga disebut masjidil
aqsha ini jika kita artikan masjidil = masjid/tempat ibadah aqsha=jauh/terjauh,
coba bandingkan masjidil aqsha yg ada di palestina itu dengan borobudur
AL-Qur’an di paling timur ini yg sejajar dengan hajar aswad dan rukun syam yg
berada jauh dari pusat bumi ka’bah dibarat. dan kita harus mempertanyakan apa
sebabnya kiblat baitul maqdis itu dipindahkan menjadi ke arah kiblat baitullah
ka’bah? apakah ada hubungannya dengan akhir zaman? kita harus melihat dan
memahami hadits berikut :
Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda
menceritakan silsilah kejadian akhir zaman,
عِمْرَانُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ خَرَابُ يَثْرِبَ, وَخَرَابُ يَثْرِبَ
خُرُوْجُ الْمَلْحَمَةِ, وَخُرُوْجُ الْمَلْحَمَةِ فَتْحُ قَسْطَنْطِيْنِيَّةَ,
وفَتْحُ قَسْطَنْطِيْنِيَّةَ خُرُوْجُ الدَّجَّالِ
“Pembangunan Baitul Maqdis adalah (waktu) hancurnya kota
Madinah. Hancurnya kota Madinah adalah (waktu) munculnya perang besar.
Munculnya perang besar adalah (waktu) direbutnya Qostantiniyah (kerajaan
Romawi). Direbutnya Qostantiniyah (kerajaan Romawi) adalah (waktu) keluarnya
Dajjal“. [HR. Abu Dawud dalam Sunan-nya (4294), Ahmad dalam Musnad-nya
(22076 & 22174), Al-Hakim dalam Al-Mustadrok (8297), Ath-Thobroniy dalam
Al-Kabir (214), dan lainnya. Hadits ini di-hasan-kan oleh Al-Albaniy dalam
Takhrij Al-Misykah (5424)]
Al-Allamah Syamsul Haq Al-Azhim Abadi-rahimahullah- berkata
dalam menegaskan makna hadits ini, “Pendapat yang paling benar, Yang dimaksud
dengan pembangunan Baitul Maqdis adalah kesempurnaan dalam hal pembangunan,
yaitu pembangunan baitul Maqdis secara sempurna lagi melebihi batas, saat
hancurnya kota Madinah, karena Baitul Maqdis tak akan hancur“. [Lihat Aunul
Ma’bud (11/270)]
maksud dari hadits diatas adalah jika sejarah pembangunan
baitul maqdis telah terbongkar, maka sudah dekatlah hancurnya kota madinah dan
munculah perang besar akhir zaman…
dan pahamilah suroh AL-Baqarah ayat 143 diatas yg mengatakan
“…Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan
agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang
membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali
bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah..” maksud dari “
siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot” adalah siapa diantara kita umat rosulullah SAW yg bisa mengenali mana yg Haq dan mana yg bathil, siapa yg bisa memecahkan sejarah yg sebenarnya kiblat baitul maqdis yg dijadikan “buah bibir” itu atau yg di samarkan itu, berarti orang itu telah diberi petunjuk yg lurus oleh ALLAH SWT dan
Allah swt tidak akan menyia-nyiakan iman atau amalan orang itu (disini bukan berarti hanya admin saja yg bisa mengungkap sejarah besar ini, tetapi semua orang jika bisa jika ada kemauan dan semangat di jalan Allah SWT untuk mengungkap sejarah ini). kita pahami lagi makna dari kata “…
Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah..” kita telah mengetahui dari pembahasan borobudur AL-Qur’an diatas bahwa ada seorang dari ahli kitab yg bisa memindahkan ARSY borobudur yg “sangat berat” itu dengan kecepatan cahaya, yg beliau ini pasti kedudukannya dekat dengan Allah SWT sehingga mendapat petunjuk dari Allah SWT untuk memindahkan ARSY borobudur itu,
siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot” adalah siapa diantara kita umat rosulullah SAW yg bisa mengenali mana yg Haq dan mana yg bathil, siapa yg bisa memecahkan sejarah yg sebenarnya kiblat baitul maqdis yg dijadikan “buah bibir” itu atau yg di samarkan itu, berarti orang itu telah diberi petunjuk yg lurus oleh ALLAH SWT dan
Allah swt tidak akan menyia-nyiakan iman atau amalan orang itu (disini bukan berarti hanya admin saja yg bisa mengungkap sejarah besar ini, tetapi semua orang jika bisa jika ada kemauan dan semangat di jalan Allah SWT untuk mengungkap sejarah ini). kita pahami lagi makna dari kata “…
Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah..” kita telah mengetahui dari pembahasan borobudur AL-Qur’an diatas bahwa ada seorang dari ahli kitab yg bisa memindahkan ARSY borobudur yg “sangat berat” itu dengan kecepatan cahaya, yg beliau ini pasti kedudukannya dekat dengan Allah SWT sehingga mendapat petunjuk dari Allah SWT untuk memindahkan ARSY borobudur itu,
Berikut hadits dan suroh yg menguatkan borobudur adalah
Baitul Maqdis atau Masjidil Aqsha :
Dari Ibnu Abbas, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah
SAW: Ketika malam aku diisra’kan dan subuhnya aku telah sampai di Makkah,
aku mengkhawatirkan urusanku, dan aku tahu bahwasanya manusia akan
mendustakanku. Kemudian aku duduk bersedih hati.
Ia Ibnu Abbas) berkata: Kemudian melintaslah musuh Allah,
Abu Jahl. Dia datang sehingga duduk di dekat beliau, kemudian berkata kepada
beliau: Kamu tampak bersedih, apakah ada sesuatu? Rasulullah SAW pun menjawab:
Ya. Dia berkata: Apa itu? Beliau menjawab: Sesungguhnya aku diisra’kan malam
tadi. Dia berkata: Ke mana? Beliau menjawab: Ke Bait al-Maqdis. Dia bertanya:
Kemudian engkau subuh sudah ada di hadapan kami (di Makkah ini)? Beliau jawab:
Ya. Ia berkata: Namun dia tidak menampakkan sikap bahwa dia mendustakannya
karena takut beliau tidak mau menceritakan hal itu lagi jika kaumnya
dipanggilkannya. Dia berkata: Tahukah engkau, jika engkau hendak mendakwahi
kaummu, kau harus kisahi mereka apa yang barusan kau ceritakan padaku.
Rasulullah SAW pun menjawab: Ya.
Kemudian dia berseru: Kemarilah wahai penduduk Bani Ka’ab
bin Lu`ai! Lalu mereka berkumpul kepadanya datang sampai duduk mengelilingi
keduanya. Dia berkata: Kisahi kaummu apa yang telah engkau kisahkan kepadaku.
Rasulullah SAW pun berkata: Sesungguhnya malam tadi aku diisra’kan. Mereka
bertanya: Ke mana? Kujawab: Ke Bait al-Maqdis. Mereka bertanya: Kemudian subuh
engkau berada di depan kami. Beliau menjawab: Ya.
Ia (Ibnu Abbas) berkata: Maka ada yang bersorak dan ada yang
meletakkan tangannya di atas kepala heran atas kebohongan itu (menurut mereka).
Mereka berkata: Dan apakah engkau dapat menyifatkan kepada kami masjid itu? Dan
di antara penduduk ada yang pernah pergi ke negeri itu dan pernah melihat
masjid itu. Maka Rasulullah SAW bersabda: “Maka aku mulai menyebutkan
ciri-cirinya dan tidaklah aku berhenti menyifatkan sehingga aku lupa beberapa
cirinya.” Beliau bersabda: “Lantas didatangkanlah masjid sampai
diletakkan tanpa kesamaran sehingga aku dapat melihatnya (Masjidil Aqsha/Baitul
Maqdis di Depan mata). Maka aku menyifatkannya dengan melihat hal itu.”
Ia berkata: Dan sampai ini, ada sifat yang tidak aku hafal.
Ia berkata: Kemudian ada kaum yang berkata: “Adapun sifat
tersebut, demi Allah, ia benar.” HR Ahmad (2680).
Disahkan al-Albani dalam
ash-Shahihah (VII: 3021).
﴾ An Naml:40 ﴿
Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.
Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.
Tahukah anda? bahwa kaum yahudi israel yg merencanakan
pembangunan kuil solomon di bawah masijidil aqsha di palestina itu adalah
rangkaian dari fitnah akhir zaman? untuk membengkokkan sejarah yg sebenarnya
dan untuk pengalihan isu, membengkokan sejarah yg dimaksud disini adalah bahwa
sebenarnya yahudi Israel sudah mengetahui bahwa masjidil aqsha yg asli bukanlah
berbentuk masjid2 zaman sekarang, tetapi seperti kuil yg megah atau kita bisa
sebut juga dengan candi, kuil atau candi ini cenderung berbentuk seperti
masjid, karena terdapat kubah yg di bentuk menjadi piring2 yg besarnya seperti
kolam. Dan kuil solomon yg Yahudi Israel yg di maksud adalah “Candi Borobudur”
yg dibangun oleh nabi Sulaiman As dengan bala tentaranya dari jenis Jin,
binatang2, dan manusia. Mereka kaum yahudi Israel mengklaim bahwa dahulu kuil
solomon ada di bawah masjidil aqsha di palestina hanya untuk mengolok-olok kaum
muslimin, yg tidak pernah membongkar sejarah yg sebenarnya, karena mereka kaum
yg suka mengolok-olok. Fakta kuil solomon atau baitul maqdis yg asli ada di
film kartun yg mereka buat yg mengandung pesan akhir zaman, tetapi sengaja
dibuat dalam bentuk film kartun karena mereka memang sangat suka mengolok-olok
kaum muslimin yg tidak mau berfikir, dan film kartun ini adalah “The legend of
Aang”.
Gambar perpustakaan wan shi tong
Kita bisa melihat fakta kebenaran kuil solomon atau
baitul maqdis yg sebenarnya di episode Aang dan kawan2nya menemukan
perpustakaan bawah tanah di tengah2 gurun pasir, yaitu perpustakaan “wan shi
tong”. Perpustakaan yg terbenam dibawah gurun pasir dan ditengah2 gurun
pasir ini bermaksud mengartikan baitul maqdis yg ada di palestina bukanlah
baitul maqdis yg asli, kita bisa melihatnya di episode ini perpustakaan
ini terbenam di dalam gurun pasir sama seperti kuil solomon yg ada di bawah
masjidil aqsha palestina yg yahudi Israel klaim, maksud dari kuil solomon
ada di bawah masjidil aqsha disini adalah bahwa baitul maqdis ada di bagian
bumi yg lain yg dahulu kuil solomon ini terkubur begitu juga dengan cerita
sejarahnya yg terkubur, seakan-akan yahudi Israel ini menyindir candi borobudur
yg memang dahulu candi ini terkubur dan sampai sekarang sejarah candi borobudur
masih terkubur (belum terbongkar sejarah yg sebenarnya secara universal).
Dan di ceritakan di dalam perpustakaan “wan shi tong”, terdapat
tempat yg bisa memprediksi kapan datang nya Gerhana melalui manuskrip kuno yg
mereka temukan, hal ini sangat mirip dengan candi borobudur yg mengandung
“Sandi tanda kiamat” yg berupa gerhana, yg dilhat dari borobudur, pawon, dan
mendut.Perpustakaan “wan shi tong” sendiri sebenarnya mempunyai arti yg sama
dengan ciri2 borobudur, kita telah membahas bahwa borobudur itu dibuat
berdasarkan AL-Qur’an. Dan AL-Qur’an didalamnya mempunyai ayat2 yg bermakna
luas, seluas langit dan bumi. Juga memiliki banyak ilmu pengetahuan dan
sejarah2 di dalamnya, sama seperti “Perpustakaan” wan shi tong di dalam nya
banyak sekali buku2 ilmu pengetahuan dan sejarah2. Dan seperti yg terlihat pada
Gambar perpustakaan “wan shi tong” yg di pegang oleh Aang diatas, perpustakaan
itu mempunyai ciri2 seperti masjid, mempunyai kubah yg seperti candi borobudur,
mempunyai menara2 masjid, karena candi borobudur adalah masjid, masjid Purba.
Apakah ini hanya sebuah kebetulan yg “banyak” ? Tidak, inilah kebenaran yg
ditutupi dengan kebathilan dan olok2.
,di hadits no 8 ternyata kerajaan rasulullah SAW berada di
negeri kita ini, di hadits no11 menyatakan bahwa ternyatadamaskus adalah ibu
kota Syam, mungkin yg dimaksud adalah “Jakarta”, ketahuilah bahwa damaskus yg
berada di luar negeri sana bukanlah damaskus yg sebenarnya termasuk juga daerah
“Ghuthah”, karena damaskus di luar negeri sana baru di resmikan namanya pada saat
runtuhnya khilafah, itu dilakukan agar khilafah tidak bangkit kembali oleh para
zionis, lihat kota damaskus “jakarta” banyak di kota ini elemen2 masyarakat
muslim yg terdiri dari ormas2 atau kelompok2 islam..
(catatan: coba bandingkan hadits tentang keutamaan negeri
syam diatas dengan keutamaan madinah, karena admin mempunyai firasat bahwa
negeri syam dan madinah saling berhubungan 1 sama lain melalui fakta2 di dalam
hadits2nya, dan sepertinya negeri2 akhir zaman dan madinah yg ada di timur
tengah yg selama ini kita ketahui itu telah di manipulasi oleh kekuasaan bangsa
arab yg bekerja sama dengan kaum zionis eropa pada saat runtuhnya khilafah
dahulu, ada kemungkinan ini disebabkan para zionis tidak mau khilafah bangkit
kembali, dan dikarenakan bangsa arab dahulu juga menyatakan bahwa khalifah
utsmani di turki itu telah durhaka atas penguasaan negeri2 arab dengan pihak
kerajaan arab saudi, maka dari itu pihak kerajaan arab saudi berkonspirasi
dengan kaum zionis untuk memanipulasi daerah2 arab sehingga terpecah menjadi
beberapa negara, yg kemudian negara2 yg telah terpecah ini sebagiannya dinamai
seperti negeri2 akhir zaman juga beserta kota2nya, yg sebenarnya negeri2 akhir
zaman berada di Indonesia dan juga termasuk kota madinahnya, serta mereka juga
merubah semua tafsir AL-Qur’an dan hadits tentang negeri akhir zaman, semisal
negeri saba dalam tafsir arab saudi adalah negeri yaman di timur tengah yg
sebenarnya adalah nama wilayah di pulau jawa) wallahu’alam..
Ada
sebuah konspirasi besar yg di sembunyikan oleh kaum zionis Israel di
situs Us-israel.org tahun 2009, entah mengapa di situs ini memajang
peta indonesia dan ditandai dengan coretan2 merah,walaupun sekarang situs itu
mengubah halaman depannya yg dahulu sempat memajang peta indonesia, tetapi
tetap saja ada blog2 dan forum yg membahasnya, dan kejadian itu tidak akan
terhapus. Apakah yg mereka rencanakan untuk negeri ini?? apakah ini ada
hubungannya dengan perang akhir zaman atau perang dunia ke 3? Karena indonesia
adalah negeri akhir zaman dan sebagai pintu peperangan akhir zaman atau perang
dunia ke 3 (lihat situs berikut yg menyatakan bahwa ada orang2 mukmin palestina
yg bermimpi bersamaan dan mimpinya adalah “palestina akan dibebaskan oleh
orang2 Indonesia” : http://www.bersamadakwah.com/2014/02/heboh-sejumlah-warga-palestina-mimpi-al.html).
Sedangkan untuk hal yg mengenai mimpi ada dalil2 ini :
Dari Anas dan Ubadah bin Ash Shamit ra bahwa Rasulullah SAW
bersabda, “ Mimpi orang beriman itu merupakan seperempat puluh enam dari
kenabian.” (HR Bukhari, Muslim, Ahmad, Turmudzi dan Abu Daud)
Rasulullah SAW bersabda,” Jika zaman itu telah dekat
(kiamat) , banyak mimpi orang beriman tidak bohong. Dan, sebenar benar mimpi di
antara kalian adalah mimpi orang yang paling jujur dalam perkataan.” (HR
Muslim)
Rasulullah SAW bersabda , “ Tidak tersisa dari
kenabian, kecuali peringatan peringatan.” Mereka bertanya, “Apa peringatan
peringatan itu?” Rasulullah SAW menjawab, “ Mimpi yang baik atau benar.”
(HR.Bukhari)
Mungkin sepintas peta indonesia pada situs us-israel.org memang
sepele kelihatannya, namun paling tidak dengan hal sepele yang demikian ini
situs us-israel.org telah menjadi
bahan perbincangan yang hangat di dunia maya, dan tentunya diberbagai
forum-forum diskusi.
Forum
kompas misalnya, salah satu forum yang cukup serius membahas sesuatu
berita yang masuk kedalam forum tersebut juga tidak ketinggalanya membahas
mengenai keberadaan situs tersebut, dan dari pembicaraan yang ada di forum
kompas, kelihatannya tidak ada satupun pembahasan yang dapat mengungkap tentang
keberadan situs us-israel.org
Bukan cuma forum kompas yang membahas tentang keberadaan
situs yang agaknya kontroversional ini, namun forum lain seperti misalnya forum kafegaul juga
turut serta untuk membahasnya, dan tentu dengan berbagai komentar-komentar yang
lain pula dari para membernya.
Di Yahoo
Answer Versi bahasa Indonesia juga tidak ketinggalan membahas tentang
keberadaan situs ini, dan dengan banyaknya pembahasan-pembahasan seputar
situs us-israel.org membuat situs tersebut semakin populer saja di
ranah forum Indonesia, namun yang pasti belum ada jawaban sampai kini, apa
sebenarnya maksud peta yang terdapat disana?
Upadate:
Ada hal yang ganjil dengan situs us-israel.org bila kita melakukan pencarian melalui google.com bila menggunakan kata kunci “us-israel.org” dimana halaman index pencarian google akan mengarahkan kita ke sebuah situs yang beralamat dihttp://www.jewishvirtuallibrary.org. Coba masuk ke situs itu juga melalui google dan klik “terjemahkan halaman ini”, karena situs ini menyimpan semua rencana2 atau agenda2 israel di negara2 di dunia ini dan menyimpan sejarah2 mereka.
Ada hal yang ganjil dengan situs us-israel.org bila kita melakukan pencarian melalui google.com bila menggunakan kata kunci “us-israel.org” dimana halaman index pencarian google akan mengarahkan kita ke sebuah situs yang beralamat dihttp://www.jewishvirtuallibrary.org. Coba masuk ke situs itu juga melalui google dan klik “terjemahkan halaman ini”, karena situs ini menyimpan semua rencana2 atau agenda2 israel di negara2 di dunia ini dan menyimpan sejarah2 mereka.
Dan begitu juga bila kita melakukan pencarian informasi
ranking website tersebut di situs alexa.com , maka sama seperti
pencarian di google, bahwa situs alexa.com juga akan memperlihatkan
ranking websitehttp://www.jewishvirtuallibrary.org dan
bukan us-israel.org
Apakah yg disembunyikan israel untuk negeri ini?? apakah ini
hanya suatu kebetulan? atau ini suatu yg diada-adakan utak-atik gathuk (menurut
orang2 yg hanya melihat dari satu sudut pandang tanpa menelusuri), ketahuilah
utak-atik ghatuk atau cocoklogi itu sesungguhnya berasal dari “bani jawi” atau
orang jawa untuk menghubung-hubungkan suatu kejanggalan atau kejadian melalui “mitos/takhayul” yg
tanpa dasar argumen atau dalil yg kuat untuk menghubungkannya, “dan hal
itu sama saja mencampur adukkan antara yg haq dengan yg bathil”sementara
pembahasan ilmu yg ada di artikel ini berdasarkan landasan argumen yg kuat atau
dalil yg kuat melalui ayat2 dari AL-Qur’an dan sunnah (hadits) juga senjata
pembeda “AL-Furqon”, juga hal2 ilmiah berdasarkan tempat kejadian. Dan
dari sekian banyaknya ilmu2 yg ada di dalam artikel ini, tidak mungkinkan semua
ini hanya kebetulan yg diada-adakan? karena suatu kebetulan itu tidak mungkin
terjadi berulang-ulang, dan tidak mungkin suatu kebetulan itu berhubungan
dengan bermacam-macam argumen, yaitu kejadian yg akan terjadi di akhir zaman,
letak geografi negeri akhir zaman yg dimanipulasi, kejanggalan2 di dalam sebuah
film tentang akhir zaman, kejanggalan2 yg disembunyikan zionis tentang akhir
zaman, sejarah2 islam di Indonesia yg berdasarkan AL-Qur’an dan sunnah, dll. kita
harus kembali lagi ke sejarah negeri ini berdasarkan AL-Qur’an dan hadits….
Dan ada sesuatu yg aneh di Kantor Perdana Menteri Israel dan
Kantor Kedubes Israel di seluruh dunia terpampang nama Ibukota Israel : JAVA
TEL AVIV / JAWA TEL AVIV, dan MAHKOTA RABBI YAHUDI yang menjadi imam Sinagog
memakai gambar RUMAH JOGLO JAWA. Dengan demikian apakah Bani Israel merasa
menjadi keturunan Jawa, ataukah sebaliknya apakah orang2 jawa adalah keturunan
bani israil ? Yang disebut Jawa adalah seluruh Etnik Nusantara yang dulunya
penghuni Benua Atlantis sebelum dikirim banjir besar oleh Allah SWT, setelah
banjir besar benua ini pecah menjadi 17.000 pulau yang sekarang disebut
Indonesia,
﴾ Saba’:18 ﴿
Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman.
Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman.
﴾ Saba’:19 ﴿
Maka mereka berkata: “Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami”, dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.
Maka mereka berkata: “Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami”, dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.
hanya beberapa etnik yang masih tersisa, selebihnya menjadi
cikal bakal bangsa2 dunia antara lain bangsa India, Cina ( termasuk Jepang ),
Eropa, Israel, Arab, dan Indian ( silahkan baca hasil penelitian Prof. Santos
selama 30 tahun tentang Benua Atlantis terbitan Gramedia ). Dalam bahasa Jawi
Kuno, arti jawa adalah moral atau akhlaq, maka dalam percakapan sehari-hari
apabila dikatakan seseorang dikatakan : “ora jowo” berarti “tidak punya akhlaq
atau tidak punya sopan santun”, sebutan jawa ini sejak dulunya dipakai untuk
menyebut keseluruhan wilayah nusantara, penyebutan etnik2 sebagaimana berlaku
saat ini adalah hasil taktik politik de vide et impera para penjajah. Tahukah
anda? bahwa di zaman para nabi dan zaman rasulullah SAW dahulu sebenarnya
negeri ini belum dinamai dengan nama Indonesia, tetapi menamai pulau2nya dan
nama2 tempat dinegeri ini dengan “Perumpamaan-perumpamaan” sebagai contoh :
pulau komodo, pulau seribu (QS.Saba:18-19), pulau seram, pulau sulawesi (sula =
pulau wesi =besi), wonosobo, sleman dll (begitu juga dengan nama2 tempat yg
tercantum didalam hadits2 dan manuskrip2 para sahabat dan tabiin, mereka semua
memakai nama “perumpamaan” untuk menyebutkan suatu tempat atau negeri), Begitu
juga dengan sejarah nabi adam As yg ternyata beliau ini juga pernah ke negeri
ini buka link ini :http://goo.gl/6rxmn1 . Di
Nusantara ini yang dikenal sebagai Raja Gunung adalah “SYAILENDRA” , menurut
Dr. Daoed Yoesoef nama Syailendra berasal dari kata saila dan indra, saila
= raja dan indra = gunung, dan menurut K.H Fahmy basya raja gunung adalah
nabi daud As karena nabi daud As dapat mengendalikan/menundukkan gunung-gunung,
“Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari
Kami. (Kami berfirman): “Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah
berulang-ulang bersama Daud, dan Kami telah melunakkan besi untuknya,
(yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya; dan
kerjakanlah amalan yang saleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu
kerjakan.” (Saba’ 34:10-11)
“Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan; dan
ingatlah hamba Kami Daud yang mempunyai kekuatan; sesungguhnya dia amat taat
(kepada Tuhan).” “Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk
bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi, dan (Kami tundukkan
pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masingnya amat taat kepada
Allah. Dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan kepadanya hikmah dan
kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan.” (Shaad 38:17-20)
Apakah ini menandakan kebenaran bahwa borobudur yg dibuat
oleh dinasti SYAILENDRA adalah peninggalan nabi sulaiman? karena nabi sulaiman
AS mewarisi kerajaan dan ilmu nabi daud AS.
( An Naml:16 ﴿
Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata”.
Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata”.
﴾ Ali Imran:105 ﴿
Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,
Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,
Doa Rasulullah untuk negeri Syam
Ibnu Umar berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Ya Allah, berkahilah kami dalam negeri Syam dan negeri Yaman.” Sebagian sahabat berkata, “Dan negeri Najd (dalam riwayat lain: Iraq)?” Beliau berkata, “Ya Allah, berkahilah kami dalam negeri Syam dan negeri Yaman.” Sebagian sahabat berkata, “Dan negeri Najd?” Beliau menjawab, “Di sana terdapat gempa, fitnah dan keluarnya tanduk syaitan.” (HR. Bukhari no. 990)
Ibnu Umar berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Ya Allah, berkahilah kami dalam negeri Syam dan negeri Yaman.” Sebagian sahabat berkata, “Dan negeri Najd (dalam riwayat lain: Iraq)?” Beliau berkata, “Ya Allah, berkahilah kami dalam negeri Syam dan negeri Yaman.” Sebagian sahabat berkata, “Dan negeri Najd?” Beliau menjawab, “Di sana terdapat gempa, fitnah dan keluarnya tanduk syaitan.” (HR. Bukhari no. 990)
﴾ Ali Imran:142 ﴿
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yangberjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yangberjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.
﴾ Al
‘Ankabut:43 ﴿
Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecualiorang-orang yang berilmu
Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecualiorang-orang yang berilmu
Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa yang
menyampaikan 1
(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka
walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia
akan tetap memperoleh pahala.”(HR. Al-Bukhari)
(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka
walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia
akan tetap memperoleh pahala.”(HR. Al-Bukhari)
Wallahu’alam bishawab..






Tidak ada komentar:
Posting Komentar